Audero Ungkap Kunci Tahan Penalti di Laga Timnas Indonesia Vs Oman

Emil Audero, Timnas Indonesia, FIFA Matchday Juni 2026, Audero Ungkap Kunci Tahan Penalti di Laga Timnas Indonesia Vs Oman

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero memberikan komentar soal penyelamatan krusial yang dilakukannya dalam FIFA Matchday Juni 2026 Indonesia vs Oman.

Emil Audero turun sebagai kiper utama kala Timnas Indonesia menekuk Oman 3-0 dalam ajang FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026).

Gol Indonesia masing-masing dipersembahkan oleh Justin Hubner (13'), Ole Romeny (28'), dan Ragnar Oratmangoen (56').

Sejumlah penyelamatan krusial  dilakukan oleh kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, salah satunya ketika mematahkan penalti pemain Oman, Hatem Sultan di menit ke-38.

Penyelamatan Krusial Emil Audero

Selain itu, kiper yang membela Cremonese di Liga Italia musim 2025-2026 ini juga melakukan satu penyelamatan penting jelang akhir laga.

Penyelamatan Emil Audero inilah yang kemudian memastikan Timnas Indonesia tak kebobolan melawan Oman.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Emil Audero pun memberikan komentar soal penyelamatan krusial yang dilakukannya tersebut.

"Yah, itu hanya menjadi seorang penjaga gawang dan itulah sisi baik dan buruk dari peran kami. Mempertahankan fokus adalah hal yang paling sulit untuk menjadi seorang penjaga gawang," ujarnya dalam jumpa pers yang turut dihadiri oleh KOMPAS.com.

"Hari ini, saya pikir, kami, sebagai pertahanan, telah melakukan pekerjaan yang baik. Karena, misalnya, jika Anda sering melihat, Anda tahu, eh kiper mungkin melakukan penyelamatan, tetapi pada bola pantul siapa yang datang?" tanya Emil Audero.

Emil Audero, Timnas Indonesia, FIFA Matchday Juni 2026, Audero Ungkap Kunci Tahan Penalti di Laga Timnas Indonesia Vs Oman

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, dalam sesi konferensi pers usai laga melawan Oman pada FIFA Matchday bertajuk Garuda Championship Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026).

Audero Jaga Fokus di Tengah Cuaca Panas

Menurut kiper kelahiran Lombok, Nusa Tenggara Barat ini, tantangan untuk fokus jadi berlipat di tengah cuaca Indonesia yang menurutnya berbeda.

Emil Audero berujar bahwa cuaca panas membuat para pemain cepat lelah, tak terkecuali dengan kiper. Namun, fokus yang terjaga jadi kunci dirinya menahan penalti dan menutup laga tanpa kebobolan.

"Penting untuk berada di dalam permainan, Anda tahu, eh sebagai fokus pada permainan," ujarnya.

"Saya berusaha mempertahankan fokus yang sama sepanjang pertandingan. Tapi, Anda tahu, dengan cuaca panas ini, sungguh sulit."

"Bahkan jika saya seorang penjaga gawang, pada akhirnya, saya benar-benar lelah (tertawa). Itu berarti cuaca seperti ini sangat sulit bagi semua orang untuk bermain di sini."

"Tetapi pada saat yang sama, saya pikir, seperti yang saya katakan sebelumnya, kerja bagus malam ini," imbuh Emil Audero.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang