Timnas Indonesia Vs Oman, Misi Garuda Ambil Langkah Besar di Asia

Timnas Indonesia, Timnas Indonesia vs Oman, FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Vs Oman, Misi Garuda Ambil Langkah Besar di Asia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menghadapi tantangan dua laga FIFA Match Day di depan mata menghadapi Oman dan Mozambik. 

Ini jadi kesempatan Timnas Indonesia meraup poin atas dua tim di atas mereka dalam ranking FIFA. Oman merupakan peringkat 79 dunia dan Mozambik duduk di tangga 101. 

Jadwal Timnas Indonesia vs Oman digelar pada Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB. Menyusul kemudian Indonesia vs Mozambik Selasa (9/6/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

Herdman menekankan rasa tanggung jawab pemainnya yang menunjukkan perkembangan. Mereka siap menghadapi tantangan di depan mata.

"Ya, saya pikir ketika Anda berbicara tentang apa yang akan dilakukan secara berbeda atau spesial, hal pertama adalah menerima tanggung jawab untuk menulis ulang sejarah,” kata Herdman. 

“Saya pikir itu adalah sesuatu yang akan dihadapi kelompok pria ini dan mereka mengambil tanggung jawab untuk itu. Saya pikir itu bagian penting untuk meningkatkan tantangan,” sebutnya. 

“Ini bukan sekadar pertandingan persahabatan, ini adalah kesempatan untuk menetapkan diri kami sebagai pesaing di AFC,” ujar pelatih asal Inggris tersebut. 

Evaluasi dari FIFA Series 2026

Timnas Indonesia, Timnas Indonesia vs Oman, FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Vs Oman, Misi Garuda Ambil Langkah Besar di Asia

Aksi penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, pada laga Timnas Indonesia vs Bulgaria di ajang final FIFA Series 2026 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).

Pelatih yang pernah membawa Kanada ke Piala Dunia ini menganggap penting untuk dirinya menyegarkan kembali apa yang telah dilalui tim sebelumnya.

Timnas Indonesia asuhan Herdman sebelumnya tampil di FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria. 

Indonesia perlu terus berkembang. Herdman menyoroti akurasi tembakan ke gawang yang minim dan penetrasi di final third. 

“Kami kembali menyatukan kelompok hanya dalam empat atau lima hari, ini adalah tentang menyegarkan hal-hal baik yang kita lihat saat melawan Bulgaria dan Saint. Kitts. Menyegarkan itu, tapi melihat area pertumbuhan,” paparnya. 

“Area pertumbuhan itu sangat jelas, kami tidak memiliki cukup tembakan tepat sasaran mengingat seberapa besar kontrol yang kami miliki.”

“Kami tidak memiliki cukup orang di dalam kotak penalti, tidak cukup penetrasi di sepertiga akhir lapangan, dan sebagainya,” urai Herdman. 

Menunjukkan Klip Kanada Vs Qatar

Pada momen sesi kelas, Herdman menunjukkan kepada personel Garuda, potongan klip video laga mantan timnya Kanada vs Qatar. 

Ia memperlihatkan bagaimana semestinya pemain bergerak di final third, Herdman menyebut butuh empat tahun bisa membawanya ke titik tersebut. 

Namun, pelatih 50 tahun ini yakin dengan materi tim yang dimiliki ia bisa membawa langkah besar melawan tim yang tangguh seperti Oman nanti. 

“Saya menunjukkan kepada mereka beberapa klip Kanada vs Qatar dan bagaimana tim itu bergerak, itu butuh empat tahun untuk membawa mereka ke titik itu,” sebutnya. 

“Jadi ini akan butuh waktu, tapi dengan kualitas yang kami miliki di sini, saya percaya pada mereka dan saya pikir mereka bisa mengambil langkah besar melawan tim yang tangguh nanti,” ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang