4 Pemain Oman yang Wajib Diwaspadai Lini Pertahanan Timnas Indonesia, Nomor Dua Rekan Pratama Arhan
John Herdman wajib memberi instruksi khusus kepada lini pertahanan Timnas Indonesia terkait aksi berbahaya yang berpotensi ditimbulkan pemain Oman.
Lebih lanjut, salah satu dari pemain Oman tersebut merupakan rekan Pratama Arhan yang sama-sama membawa Bangkok United finis di papan atas Liga Thailand.
Timnas Indonesia akan melakoni agenda FIFA Matchday bulan Juni 2026 dengan menghadapi dua negara berbeda yaitu Oman dan Mozambik.
Namun, Oman yang akan terlebih dahulu dihadapi oleh skuad Garuda pada Jumat malam (5/6) pukul 20.00 WIB di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Bisa dibilang laga ini menjadi ajang temu kangen kedua tim. Pasalnya, pertemuan terakhir Timnas Indonesia dan Oman terjadi di Kualifikasi Piala Asia 2011.
Dalam laga yang dihelat di Stadion GBK pada 6 Januari 2010 silam, Timnas Indonesia kalah 1-2. Saat itu, ada momen pitch invasion yang dilakukan suporter Garuda.
Kini, kekuatan Oman sudah jauh lebih kuat. Selain ranking FIFA yang ada di atas Timnas Indonesia, para pemain mereka juga laris manis diburu klub luar negeri.
Bahkan jika dibiarkan, bisa saja para pemain Oman tersebut membahayakan lini pertahanan Timnas Indonesia yang akan tampil tanpa kapten Jay Idzes.
Lantas, siapa saja pemain Oman yang mesti diwaspadai lini pertahanan Timnas Indonesia?
1. Zahir Al-Aghbari
Berposisi sebagai sayap kiri, Zahir Al-Aghbari telah menjadi andalan timnas senior Oman sejak bulan November 2019. Sampai sekarang, ia sulit tergantikan.
Kepercayaan itu dia buktikan dengan tampil sebanyak 61 kali. Adapun di level U-23, Zahir Al-Aghbari sukses mengumpulkan lima gol sebelum promosi ke tingkat senior.
Selain di level internasional, penampilan Zahir Al-Aghbari bersama klubnya Al-Seeb cukup luar biasa musim ini. Ia sudah mencetak 5 gol dan 5 assist dari 30 pertandingan.
2. Muhsen Al-Ghassani
Sempat absen ketika Oman berhadapan dengan Komoro, Muhsen Al-Ghassani diprediksi bakal tampil saat negaranya bertamu ke markas Timnas Indonesia.
Muhsen Al-Ghassani merupakan rekan setim Pratama Arhan di Bangkok United. Bersama klub Thailand tersebut, ia sudah catatkan 40 laga dengan 13 gol serta 4 assist.
Adapun pengalaman Muhsen Al-Ghassani bersama timnas Oman cukup menggila. Sejak debut pada 30 Agustus 2017, ia telah menorehkan 16 gol dan 5 assist dari 63 laga.
3. Jameel Al-Yahmadi
Tergolong pemain senior di timnas Oman, Jameel Al-Yahmadi selalu mendapatkan tempat di sayap kanan dengan torehan 3 gol dan 8 assist dari 62 laga sejak debut pada Maret 2016.
Jameel Al-Yahmadi menjadi salah satu pemain timnas Oman yang berkarier abroad. Pada musim lalu, ia memperkuat klub asal Irak, Al-Karma.
Bersama Al-Karma, Jameel Al-Yahmadi sukses membukukan 5 gol dan 2 assist dari 26 laga serta membawa klubnya finis di urutan ke-5 liga Irak dengan 65 poin.
4. Essam Al-Subhi
Kerap dipasang berganti dengan Muhsen Al-Ghassani di lini depan, namun Essam Al-Subhi yang belakangan jadi pilihan utama juru gedor tim nasional Oman.
Bagaimana tidak, sejak debut pada 15 Oktober 2019, Essam Al-Subhi mampu menyumbangkan 18 gol serta 2 assist dari 63 penampilan bagi Oman.
Adapun di level klub, Essam Al-Subhi berhasil catatkan 11 gol dan 5 assist. Ia juga sukses antarkan timnya Al-Quwa Al-Jawiya menjuarai Iraq Stars League 2025/2026.