John Herdman Bongkar PR Besar Timnas Indonesia yang Harus Dibenahi Jelang Lawan Oman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkap pekerjaan rumah besar yang harus dibenahi skuad Garuda menjelang laga FIFA Matchday melawan Oman di Stadion GBK, Jakarta, Jumat 5 Juni 2026.
Herdman menyampaikan salah satu kelemahan tersebut adalah minimnya jumlah tembakan tepat sasaran meski Rizky Ridho cs mampu menguasai jalannya pertandingan.
"Kami tidak memiliki cukup tembakan tepat sasaran mengingat seberapa besar kontrol yang kami miliki," ujar Herdman dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis 4 Juni 2026.
Selain persoalan penyelesaian akhir, Herdman juga menyoroti kurangnya kehadiran pemain di area kotak penalti lawan saat membangun serangan. Menurutnya, kondisi tersebut membuat peluang yang tercipta belum dapat dimaksimalkan secara optimal.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Ia juga menyebut penetrasi di sepertiga akhir lapangan masih perlu ditingkatkan agar serangan Timnas Indonesia menjadi lebih efektif dan berbahaya bagi lawan.
"Kami tidak memiliki cukup orang di dalam kotak penalti dan tidak cukup penetrasi di sepertiga akhir lapangan," kata Herdman.
Menurut Herdman, seluruh pemain telah menerima evaluasi tersebut dan berusaha memperbaikinya selama sesi latihan dalam sepekan terakhir. Namun, ia menegaskan bahwa proses pengembangan permainan tidak bisa dilakukan secara instan.
Pelatih berusia 50 tahun itu bahkan mencontohkan pengalaman saat menangani tim nasional Kanada. Ia mengaku pernah menunjukkan rekaman pertandingan Kanada melawan Qatar kepada para pemain untuk menggambarkan bagaimana sebuah tim membutuhkan waktu panjang untuk mencapai level permainan yang diinginkan.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
"Saya menunjukkan kepada mereka beberapa klip Kanada vs Qatar dan bagaimana tim itu bergerak. Dibutuhkan empat tahun untuk membawa mereka ke titik itu," ujarnya.
Meski mengakui masih ada kekurangan, Herdman tetap optimistis dengan kualitas pemain yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini. Ia percaya skuad Garuda mampu menunjukkan perkembangan positif dan mengambil langkah besar saat menghadapi Oman.
Di sisi lain, Herdman mengingatkan bahwa Oman akan menjadi lawan yang tidak mudah ditaklukkan. Menurutnya, tim tersebut datang dengan persiapan yang matang setelah menjalani pemusatan latihan selama tiga minggu bersama pelatih baru mereka.
"Oman akan datang dengan organisasi yang baik dan siap menguji kami," tandasnya.