Terungkap! Ini Alasan John Herdman Berani Panggil Rayhan Hannan ke Timnas Indonesia
Nama Rayhan Hannan menjadi salah satu kejutan dalam skuad Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Matchday Juni 2026. Gelandang muda Persija Jakarta itu akhirnya mendapat kesempatan mencicipi atmosfer tim senior di era kepelatihan John Herdman.
Bagi Rayhan, pemanggilan ini menjadi pencapaian penting dalam kariernya. Setelah perlahan mendapat kepercayaan di Persija Jakarta, kini pemain berusia 21 tahun tersebut berhasil menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia.
John Herdman pun membeberkan alasan di balik keputusan memanggil Rayhan ke skuad Garuda. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, Rayhan memiliki karakter dan kualitas yang sesuai dengan identitas permainan yang sedang dibangun Timnas Indonesia.
"Ini adalah momen yang membanggakan bagi Rayhan dan keluarganya. Dia pemain yang rendah hati, pekerja keras, dan memiliki kualitas sebagai pesepak bola," ujar Herdman saat memimpin latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senin 1 Juni 2026.
Namun bukan hanya soal karakter. Herdman menegaskan bahwa tim pelatih memiliki standar dan profil khusus untuk setiap posisi di Timnas Indonesia, baik dari aspek fisik, teknik, maupun taktik.
Dari hasil pemantauan yang dilakukan, Rayhan dinilai memenuhi banyak kriteria tersebut.
"Kami memiliki profil yang jelas untuk setiap posisi di tim nasional. Rayhan memenuhi banyak aspek yang kami cari," kata Herdman.
Salah satu hal yang paling membuat Herdman terkesan adalah kemampuan Rayhan dalam melakukan tekanan kepada lawan. Intensitas permainan yang ditunjukkan pemain Persija itu dianggap cocok dengan filosofi sepak bola agresif yang ingin diterapkan di Timnas Indonesia.
"Intensitas tekanannya sangat baik dan sesuai dengan identitas permainan yang ingin kami bangun. Selain itu, kemampuannya bermain dalam berbagai situasi pertandingan juga berada pada level yang bagus," ujar Herdman.
Meski demikian, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai bagi Rayhan. Saat ini tim pelatih ingin melihat bagaimana proses adaptasinya bersama para pemain yang sudah lebih dulu menjadi andalan Timnas Indonesia.
Rayhan akan berlatih dan bersaing dengan sejumlah nama besar seperti Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks, Marselino Ferdinan, Saddil Ramdani, Beckham Putra hingga Ragnar Oratmangoen.
Menurut Herdman, kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penting yang menentukan masa depan Rayhan di skuad Garuda.
"Tugas kami sekarang adalah melihat bagaimana dia bisa beradaptasi dan bermain bersama pemain-pemain lain di tim ini. Jika dia mampu beradaptasi dengan baik, saya yakin dia bisa terus berkembang," katanya.
Performa Rayhan bersama Persija musim ini memang cukup menjanjikan. Meski belum menjadi pemain utama secara reguler, ia mampu menunjukkan perkembangan yang konsisten.
Dari 17 pertandingan di Super League 2025/2026, Rayhan berhasil mencetak tiga gol dan menyumbang satu assist. Catatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa namanya mulai masuk radar Timnas Indonesia.
Kini kesempatan besar berada di depan mata. FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik bisa menjadi panggung bagi Rayhan untuk membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian dari generasi baru Timnas Indonesia.
Jika mampu menjawab kepercayaan yang diberikan Herdman, bukan tidak mungkin pemain Persija tersebut akan menjadi salah satu nama yang rutin menghiasi skuad Garuda pada masa mendatang.