PSSI Pasang Target Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026, Sumardji: Kami Merindukan Gelar Itu

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji

 PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menargetkan Timnas Indonesia jadi juara pada Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026.

Target tersebut menjadi ambisi besar bagi Timnas Indonesia yang hingga kini belum pernah menjuarai ajang sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara itu. Dalam sejarah keikutsertaannya, Indonesia tercatat enam kali menjadi runner-up, namun belum berhasil mengangkat trofi juara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ingat ya, kembali bahwa target kita tidak main-main, kita ingin target kita adalah meraih juara untuk AFF ini, senior. Kami merindukan itu," kata Sumardji di sela-sela latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin 1 Juni 2026.

Menurut Sumardji, keberhasilan menjadi juara tidak hanya penting dari sisi prestasi, tetapi juga untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, gelar juara dinilai dapat membantu mengembalikan kepercayaan publik terhadap Timnas Indonesia.

Ia mengakui antusiasme dan dukungan suporter mengalami penurunan setelah kegagalan Timnas Indonesia mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2026. Karena itu, PSSI berharap pencapaian di Piala AFF dapat menjadi momentum untuk kembali mendekatkan tim Garuda dengan para pendukungnya.

"Maka kami ingin membuktikan bahwa memang anak-anak kita ini memang layak untuk bisa diapresiasi dan layak untuk bisa mendapatkan tempat kembali seperti dulu lagi. Punya fans yang betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK mereka datang, di luar juga disempatkan datang," ujar Sumardji.

Untuk mewujudkan target tersebut, Timnas Indonesia telah memulai rangkaian persiapan di bawah arahan pelatih John Herdman. Pemusatan latihan tahap pertama telah berlangsung di Jakarta dan berakhir dua hari lalu.

Pada tahap pertama, Herdman memanggil 23 pemain. Dari jumlah tersebut, hanya Marselino Ferdinan yang berstatus pemain diaspora, sementara mayoritas pemain berasal dari klub-klub Super League.

Persiapan akan berlanjut dengan pemusatan latihan tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung di Bali selama 20 hari mulai awal Juli. Program tersebut menjadi tahap akhir sebelum Herdman menentukan skuad terbaik yang akan dibawa ke Piala AFF 2026.

Timnas Indonesia dijadwalkan memulai perjuangannya di turnamen tersebut dengan menghadapi Kamboja pada laga pembuka yang akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumardji menilai jadwal kompetisi domestik yang baru dimulai pada September memberikan keuntungan tersendiri bagi tim pelatih. Jeda kompetisi yang cukup panjang akan dimanfaatkan untuk memaksimalkan persiapan pemain sebelum memasuki turnamen.

"Dengan jeda waktu kita yang cukup panjang ini, karena liga mulainya September. Sementara AFF ini mulainya Juli sampai dengan Agustus. Nah, jeda waktu yang cukup panjang dan anak-anak tidak ada kegiatan inilah yang kita manfaatkan untuk betul-betul mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya," kata Sumardji.