Jangan Dibuang, Tulang Sapi Ternyata Bisa Diolah Menjadi Kaldu Tulang yang Menyehatkan
Setelah momen pemotongan daging kurban selesai, bagian tulang sering kali menjadi rebutan yang membingungkan.
Sebagian orang membagikannya, namun tidak sedikit pula yang membuangnya karena dianggap tidak memiliki banyak daging untuk dinikmati.
Padahal, di dalam sisa-sisa tulang sapi tersebut tersimpan harta karun nutrisi yang sangat luar biasa bagi tubuh jika diolah dengan benar menjadi kaldu tulang atau yang populer disebut bone broth.
Tradisi memanfaatkan tulang sebagai kaldu sebenarnya sudah dilakukan sejak zaman prasejarah.
Melansir Healthline pada (26/5/26), proses merebus tulang dalam waktu yang lama terbukti secara ilmiah mampu mengeluarkan senyawa-senyawa penting yang sangat sulit kita dapatkan dari makanan sehari-hari.
Kandungan Nutrisi dalam Seporsi Bone Broth
Secara umum, proses pembuatan kaldu ini melibatkan perebusan tulang hewan (seperti sapi, kerbau, atau ayam) bersama sedikit asam, seperti cuka apel atau jeruk nipis, dalam waktu yang sangat lama (sekitar 12 hingga 24 jam).
Asam di sini berfungsi sebagai agen pengurai yang membantu menarik mineral dan zat gizi penting dari dalam tulang agar larut ke dalam air rebusan.
Berdasarkan data medis, sisa tulang sapi kurban yang direbus lama akan menghasilkan nutrisi melimpah, antara lain:
- Nutrisi dari Tulang: Mengandung kalsium, magnesium, kalium, fosfor, dan elemen mineral mikro lainnya yang sangat penting untuk memperkuat struktur tulang kita sendiri.
- Nutrisi dari Sumsum Tulang: Menyediakan vitamin A, vitamin K2, zat besi, seng (zinc), selenium, boron, serta asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk fungsi otak.
- Jaringan Ikat dan Sendi: Menghasilkan glukosamin dan kondroitin, dua senyawa alami yang sering ditemukan dalam suplemen mahal untuk meredakan nyeri sendi.
Penjelasan Pakar Kesehatan Mengenai Manfaat Bone Broth
Mengapa kaldu tulang belakangan ini dinobatkan sebagai superfood atau makanan super oleh para ahli gizi?
Para pakar kesehatan memberikan penjelasan ilmiah yang sangat mendalam mengenai efek positif bone broth bagi tubuh:
1. Menjaga Elastisitas Kulit dan Kesehatan Sendi (Efek Kolagen)
Saat tulang sapi direbus dalam waktu lama, protein bernama kolagen yang ada di dalam jaringan ikat akan terurai menjadi gelatin.
Ketika masuk ke dalam tubuh, gelatin ini dipecah menjadi asam amino yang menjadi bahan baku utama pembentukan kolagen baru.
Para pakar dermatologi dan ortopedi sepakat bahwa asupan gelatin alami ini sangat membantu melumasi persendian yang kaku, mengurangi peradangan sendi (osteoartritis), sekaligus menjaga kulit tetap kenyal dan awet muda.
2. Memperbaiki Struktur Dinding Usus
Pakar Nutrisi dari Healthline menekankan bahwa asam amino bernama glutamin yang melimpah dalam kaldu tulang memiliki fungsi luar biasa untuk sistem pencernaan. Glutamin bekerja seperti "lem alami" yang membantu merapatkan kembali dinding-dinding usus yang mengalami peradangan atau mengalami kondisi leaky gut (kebocoran usus). Jika pencernaan sehat, otomatis sistem imun tubuh secara keseluruhan akan meningkat pesat.
3. Membantu Kualitas Tidur yang Lebih Baik
Bagi kamu yang sering mengalami insomnia atau sulit tidur nyenyak, bone broth bisa menjadi obat tidur alami yang aman. Kandungan asam amino glisin di dalam kaldu tulang terbukti secara klinis memiliki efek menenangkan pada sistem saraf pusat.
Mengonsumsi semangkuk kaldu hangat di malam hari dapat membantu menurunkan suhu inti tubuh dan membuat pikiran menjadi lebih rileks, sehingga kualitas tidur deep-sleep lebih mudah tercapai.
Cara Simpel Membuat Kaldu Tulang Sapi di Rumah
Membuat bone broth berkualitas tinggi sebenarnya sangat mudah, hanya membutuhkan kesabaran. Berikut adalah panduan dasarnya:
2 kg tulang sapi (lebih baik yang masih memiliki sedikit sisa daging dan sendi), air secukupnya hingga merendam seluruh tulang, dan 2 sendok makan cuka apel (atau air lemon).
- Tambahkan Sayuran (Opsional): Masukkan potongan wortel, seledri, bawang bombay, dan bawang putih untuk memperkaya rasa.
- Proses Merebus (Simmering): Didihkan air terlebih dahulu, lalu kecilkan api ke tingkat paling rendah. Biarkan panci dalam kondisi tertutup dan rebus perlahan selama minimal 12 jam (jika menggunakan kompor biasa) atau gunakan slow cooker agar lebih aman ditinggal tidur.
- Penyimpanan: Setelah selesai, saring kaldu dari sisa-tulang dan sayuran. Biarkan mendingin, lalu simpan di dalam wadah kedap udara. Kaldu ini akan berubah tekstur menjadi seperti jeli saat dingin, menandakan kandungan gelatinnya sangat pekat. Kamu bisa menyimpannya di kulkas hingga 5 hari atau dibekukan di freezer hingga 3 bulan.
Jadi, setelah Idul Adha nanti, jangan biarkan tulang-tulang sapi kurban terbuang sia-sia di tempat sampah. Olah menjadi kaldu kaya kolagen yang gurih ini, dan nikmati khasiat kesehatannya bersama seluruh anggota keluarga!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang