Tujuan John Herdman Gelar TC Timnas Indonesia di Akhir Mei 2026
Timnas Indonesia akan menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta pada akhir Mei 2026.
Pelatih Timnas Inodnesia John Herdman memanggil 23 pemain untuk mengikuti agenda tersebut.
Sebagian besar pemain berasal dari kompetisi Super League 2025-2026.
Dari daftar pemain yang dipanggil, hanya Marselino Ferdinan yang berasal dari kelompok pemain diaspora.
TC timnas ini menjadi bagian persiapan Garuda menghadapi FIFA Match Day Juni 2026 serta ASEAN Cup 2026 pada Juli mendatang.
John Herdman Ingin Uji Pemain Lokal
John Herdman menjelaskan pemusatan latihan digelar untuk melihat perkembangan pemain lokal sepanjang musim ini.
Ia ingin memantau pemain yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim nasional ke depan.
“Salah satu langkah besar yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik," kata John Herdman, dilansir dari Antara, Minggu (10/5/2026).
"Pada pemusatan latihan bulan Mei ini, kami akan melihat pemain-pemain yang tampil baik sepanjang musim ini, termasuk pemain yang menurut kami mulai menunjukkan profil yang kami butuhkan untuk masa depan."
Timnas Indonesia menyapa penonton di tribun setelah pertandingan melawan Bulgaria dalam ajang Final FIFA Series 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
"Langkah pertama adalah menguji pemain domestik," kata Herdman.
Pemain yang tampil baik selama TC berpeluang masuk skuad utama timnas Indonesia pada agenda internasional berikutnya.
Mereka juga memiliki kesempatan tampil di Piala ASEAN 2026.
Pada turnamen tersebut, Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, serta pemenang playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Persiapan Menuju FIFA Match Day
Selain Piala ASEAN, TC Timnas akhir Mei juga dipakai sebagai persiapan menghadapi FIFA Match Day Juni 2026.
Tim Garuda dijadwalkan melawan Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Herdman menyebut agenda Juni dan Piala ASEAN menjadi bagian penting untuk menentukan komposisi skuad menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
"Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,” ujar Herdman.
Selama TC berlangsung, Herdman ingin membangun pola permainan sekaligus memperkuat chemistry antarpemain di dalam tim.
“Setiap kali kami berkumpul, fokusnya adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan kami, sekaligus membangun koneksi di dalam dan luar lapangan."
"Kami harus membangun brotherhood yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia," kata Herdman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang