Pelatih Irak Ungkap Kejanggalan Ronde 4, Timnas Indonesia Dirugikan

Timnas Irak, Graham Arnold, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia, Timnas Arab Saudi, Pelatih Irak Ungkap Kejanggalan Ronde 4, Timnas Indonesia Dirugikan

Piala Dunia 2026 telah menemukan 48 pesertanya yang akan bertanding di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Namun, cerita mengenai babak kualifikasi masih menarik untuk dibahas.

baru ini, pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, buka suara mengenai perjuangan tim asuhannya.

Ia juga merasa ada kejanggalan pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober 2025 lalu.

Graham Arnold mengungkapkan hal tersebut ketika diwawancara dalam siniar The Howie Games yang tayang di YouTube.

Juru taktik asal Australia itu bercerita mengenai dinamika yang terjadi selama putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Arnold mengungkapkan penentuan tuan rumah yang menurutnya sarat dengan kejanggalan dan merugikan tim-tim lain di Grup B.

Timnas Irak kala itu berada satu grup dengan Timnas Indonesia dan Timnas Arab Saudi.

Dia mengatakan awalnya diberitahu bahwa putaran keempat akan dilangsungkan di tempat netral.

"Ketika saya menghadiri undian di awal kampanye bersama Australia, kami diberi tahu bahwa playoff akan diadakan di tempat netral," ungkap Arnold.

Namun, realita yang terjadi tak demikian. AFC justru menetapkan dua tim dengan peringkat tertinggi sebagai tuan rumah. 

Berdasarkan ranking FIFA pada 13 Juni 2025, Qatar berada di peringkat 53, Irak di peringkat 57, dan Arab Saudi di peringkat 58. 

Timnas Irak, Graham Arnold, Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia, Timnas Arab Saudi, Pelatih Irak Ungkap Kejanggalan Ronde 4, Timnas Indonesia Dirugikan

Pemain timnas Indonesia Mauro Zijlstra berduel dengan pemain Irak saat laga kedua grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berakhir dengan skor 1-0 di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.

Kejanggalan Tuan Rumah

Seharusnya, berdasarkan keputusan tersebut, Qatar dan Irak yang menjadi tuan rumah ronde keempat untuk Grup B.

Tetapi, FIFA justru menunjuk Arab Saudi yang menjadi tuan rumahnya.

"Saya pikir itu bagus, kami akan menjadi tuan rumah, karena Qatar berada di peringkat 53, Irak 57, dan Arab Saudi 58. Namun entah bagaimana, Arab Saudi justru menjadi tuan rumah grup tersebut," tutur Arnold.

Arnold melanjutkan bahwa keputusan tersebut secara tidak langsung menguntungkan tuan rumah dan dirasa tidak adil oleh tim lainnya.

Indonesia Paling Dirugikan

Pasalnya, tuan rumah memiliki jeda waktu lebih panjang dibandingkan dengan tim lainnya, terutama Indonesia yang memiliki waktu persiapan paling sedikit.

Arnold memaparkan bagaimana Indonesia tiba di Arab Saudi pada Senin, dengan beberapa pemain baru bergabung pada Selasa. 

Kemudian, skuad Garuda langsung dihadapkan pada pertandingan krusial melawan tuan rumah Arab Saudi pada Rabu (8/10/2025) malam waktu setempat.

"Saya merasa sangat kasihan kepada Indonesia di grup kami karena situasi playoff itu benar-benar tidak adil. Mereka harus bermain di Arab Saudi dan Qatar," ucap pelatih 62 tahun.

"Sementara itu, kami bermain melawan Indonesia pada Sabtu dan mengalahkan mereka."

"Di sisi lain, Arab Saudi memiliki waktu istirahat enam atau tujuh hari, sedangkan kami harus menghadapi mereka hanya dua atau tiga hari setelah pertandingan kami melawan Indonesia," jelas dia.

Seperti diketahui, Arab Saudi pada akhirnya berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menjadi juara Grup B usai meraih hasil imbang kontra Irak.

Sedangkan, Irak yang finis di peringkat kedua harus melanjutkan perjuangannya ke babak kelima. Sementara, Indonesia harus tersingkir.

Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu berhasil menjadi peserta terakhir yang lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Bolivia 2-1 pada final playoff antarkonfederasi. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang