Top 5+ Pemain yang Tersandung Kasus di Timnas Indonesia, Kabur Latihan hingga Bangun Kesiangan

Serdy Ephy Fano dicoret dari TC Timnas Indonesia U-19
Serdy Ephy Fano dicoret dari TC Timnas Indonesia U-19

 Sepakbola Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kabar kurang sedap yang datang baru-baru ini adalah aksi pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto yang melakukan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United U-20.

Fadly melakukan tendangan kungfu saat melawan Dewa United U-20 di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20. Ia menendang Raka Nurkholis dari belakang dalam situasi keributan di Stadion Citarum, Semarang, Minggu 19 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi Fadly ini pun menjadi perbincangan pencinta sepakbola Indonesia di media sosial. Mirisnya, Fadly merupakan pemain berlabel Timnas Indonesia kategori usia. Bahkan, dia merupakan pemain di Piala Dunia U-17 tahun 2023 lalu.

Atas apa yang dilakukan, Fadly pun terancam sanksi berat. Bahkan, dia pun sudah dipastikan dicoret dari Timnas Indonesia U-19 yang akan tampil di Piala AFF U-29 2026. Hal itu sebagaimana disampaikan Nova Arianto, pelatih skuad Garuda Asia.

Ini bukanlah yang pertama pemain berlabel Timnas melakukan aksi tidak terpuji. Jauh ke belakang, terdapat beberapa tindakan dari pemain Timnas Indoneaia yang membuat pelatihi murka, bahkan sampai dicoret dari tim. Seperti apa ceritanya?

1. Okto Maniani

Pemain asal Papua ini pernah dicoret dari Timnas Indonesia karena tidak mau latihan. Momen itu terjadi pada 2013 ketika Timnas Indonesia masih dilatih Luis Manuel Blanco Okto dicoret karena beberapa hari tidak mengikuti sesi latihan tanpa memberi tahu atau meminta izin pelatih.

2., Diego Michiels

Diego Michiels adalah pemain naturalisasi di PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid. Bek sayap berdarah Belanda tersebut jadi andalan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013.

Namun, dia pernah dicoret dari Timnas Indonesia karena terseret kasus kriminal pemukulan orang menjelang perhelatan Piala AFF 2012.

Ia divonis tiga bulan 20 hari setelah terbukti bersalah melakukan pengeroyokan yang menyebabkan luka terhadap Meff Paripurna. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan JPU yakni enam bulan kurungan.

3. Nurhidayat 

Nurhidayat merupakan salah satu yang digadang-gadang bakal menjadi pemain bintang Timnas Indonesia. Namun, kariernya kini meredup karena sempat tersandung beberapa masalah.

Salah satunya adalah ketika dia dicoret Shin Tae-yong dalam persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu. PSSI menyatakan bahwa pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong telah memulangkan bek Nurhidayat Haji Haris dari Dubai ke Indonesia karena melakukan tindakan indisipliner.

Pernyataan itu membuat publik terkejut. Sedangkan Nurdihayat menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukannya, terutama kepada pelatih Shin Tae-yong.

4. Zulham Zamrun

Zulham dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-23 oleh pelatih Rahmad Darmawan menjelang SEA Games 2011.  Pada 2023 lalu, Zulham sempat mengakui bahwa keputusan pelatih itu karena kesalahannya. Dia menyebut saat itu dirinya sedang nakal-nakalnya/

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Serdy Ephy Fano Boky

Pemain ini dicoret oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pada 2020 lalu. Serdy dicoret oleh Pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong karena alasan indisipliner. Ia terlambat bangun untuk menjalani latihan terakhir Timnas U-19 di Jakarta

 

Selain Serdy, Shin Tae-yong juga mencoret Ahmad Afhridzal karena alasan yang sama. Usut punya usut, Serdy dan Ahmad ternyata merupakan rekan sekamar di Hotel Fairmont, tempat menginap Timnas U-19 selama pemusatan latihan di Jakarta.