Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto dan Kapten Timnas U17 Indonesia Usai Keok dari Malaysia
Pelatih Timnas U17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, menilai kekalahan dari Malaysia menjadi bahan penting untuk perbaikan tim.
Hal ini disampaikan setelah laga fase grup Piala AFF U17 2026 (ASEAN U17 Boys Championship 2026) di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4/2026) malam.
Menurutnya, tim sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum efektif dalam penyelesaian akhir.
Selain itu, keputusan di lapangan serta akurasi dasar juga dinilai belum maksimal.
“Kami menciptakan banyak peluang, tapi finishing masih perlu ditingkatkan. Ini akan jadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi Vietnam,” kata Kurniawan, dilansir dari Antara.
Ia juga menyoroti kesalahan dasar yang masih muncul sepanjang pertandingan.
Hal ini perlu diperbaiki agar tidak merugikan tim pada laga berikutnya.
“Melawan Malaysia ini, kami sudah antisipasi low block dan counter attack, tapi ada kesalahan yang harus dievaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Respons Kapten Timnas U17
Sementara itu, kapten Timnas U17 Indonesia, Putu Ekayana, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan.
Meski begitu, ia tetap mengapresiasi usaha rekan-rekannya di lapangan.
“Perasaannya sangat kecewa, tapi kami sudah berjuang maksimal,” katanya.
Pemain sekaligus kapten timnas u17 Indonesia Putu Ekayana saat laga pertama babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 melawan Timor Leste yang berakhir dengan skor 4-0 di Stadion Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026) malam.
Ia memastikan kekalahan ini tidak membuat mental tim menurun.
Pada babak kedua, para pemain tetap berusaha mengejar ketertinggalan dan menguasai jalannya pertandingan.
“Walaupun kebobolan, kami tidak merasa down dan tetap ingin membalas,” ucapnya.
Fokus Hadapi Laga Berikutnya
Timnas U17 Indonesia kini mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Vietnam.
Laga ini menjadi penting dalam menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Apalagi, Vietnam baru saja menggulung Timor Leste dengan skor 10-0.
Disiplin dan fokus jadi poin penting saat menghadapi tim yang lebih kuat. Para pemain diminta menjalankan rencana permainan dengan lebih baik.
Putu Ekayana juga menyebut tim akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan. Ia berharap performa tim bisa meningkat pada laga berikutnya.
“Mohon doa dan dukungannya untuk pertandingan berikutnya,” tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang