2 Fokus Hector Souto bersama Timnas Futsal Indonesia Usai Piala AFF 2026

Pro Futsal League, Timnas Futsal Indonesia, Piala AFF Futsal 2026, ASEAN Futsal Championship 2026, Federasi Futsal Indonesia, 2 Fokus Hector Souto bersama Timnas Futsal Indonesia Usai Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, tak lantas mengambil libur setelah memimpin skuad Garuda di Piala AFF Futsal 2026 atau ASEAN Futsal Championship 2026.

Dia menyatakan masih akan memantau para pemain yang tampil di Pro Futsal League (PFL) yang merupakan liga futsal nasional demi mendapatkan pemain terbaik untuk membela Timnas Futsal Indonesia di masa depan.

Timnas Futsal Indonesia baru saja kembali ke Tanah Air setelah tampil di Piala AFF Futsal 2026 atau ASEAN Futsal Championship 2026 yang digelar di Thailand, 5-12 April 2026.

Pada turnamen tersebut, tim Merah Putih gagal mempertahankan status juaranya setelah ditumbangkan Thailand dengan skor 1-2 pada partai final yang digelar di Nonthaburi Hall, Minggu (12/4/2026).

Kendati gagal mempertahankan gelar, Souto tetap puas dengan prestasi yang dicatatkan Muhammad Albagir dkk.

Pasalnya, mereka datang dengan komposisi skuad yang hampir sepenuhnya baru dan hanya mempertahankan dua pemain dari tim yang berhasil menjadi finalis Piala Asia Futsal 2026, yakni Dewa Rizki Amanda dan Yogi Saputra.

"Sekarang Indonesia memiliki lebih dari 14 pemain yang bermain di turnamen internasional dengan level yang baik. Itu adalah hal terpentingnya," kata Souto kepada awak media selepas tiba di Indonesia, Senin (13/4/2026).

Pro Futsal League, Timnas Futsal Indonesia, Piala AFF Futsal 2026, ASEAN Futsal Championship 2026, Federasi Futsal Indonesia, 2 Fokus Hector Souto bersama Timnas Futsal Indonesia Usai Piala AFF 2026

Andarias Kareth (8) berlaga dalam pertandingan final ASEAN Futsal Championship Timnas Futsal Indonesia vs Thailand di Nonthaburi Hall, Bangkok, Minggu (12/4/2026).

Rencana Usai Piala AFF Futsal 2026

Selepas Piala AFF Futsal 2026, pemain akan kembali lagi ke klub untuk lanjut berkompetisi di Pro Futsal League 2026.

Sementara, Souto juga akan meneruskan pekerjaannya untuk memantau penampilan para pemain di liga.

Tak hanya para pemain senior, tetapi dia juga akan melakukan pemantauan bakat terhadap para pemain muda yang dianggap potensial.

Hal itu dilakukannya dalam kurun waktu selama tiga bulan ke depan untuk kemudian dilaporkan kepada Federasi Futsal Indonesia (FFI).

"Kami memiliki dua fokus dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Memonitor pemain senior di liga dan mengembangkan talenta untuk pemain U17 di seluruh negeri," kata pelatih asal Spanyol.

Juara Liga Futsal Indonesia Dikirim ke Brasil

"Untuk pemain senior ini sangat penting karena liga akan sangat kompetitif, karena pemenangnya akan pergi ke Brasil untuk tampil di Piala Intercontinental Futsal 2026 dan ini adalah yang pertama kalinya. Ini penting bagi kami untuk membangun ekosistem yang kuat."

"Bagi pemain U17, kami sangat berkomitmen untuk menemukan pemain bertalenta. Makanya kami pergi mengelilingi Indonesia, bahkan ke tempat terpencil untuk menemukannya. Itu target kami," tutur dia. 

Souto melanjutkan, hal ini dilakukannya semata untuk membuat futsal di Indonesia semakin besar.

Salah satunya dengan membentuk kompetisi dalam dua divisi.

"Jadi, hanya dari liga saja, kami bisa mendeteksi (pemain) dengan cara natural," ungkap Souto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang