Kurniawan Dwi Yulianto Kritik Penyelesaian Akhir Timnas U17 Indonesia
Hasil positif diraih Timnas U17 Indonesia pada laga pertama Grup A ASEAN Championship U-17 2026 usai menggilas Timor Leste 4-0.
Pertandingan Timnas U17 Indonesia vs Timor Leste digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Senin (11/4/2026) malam WIB.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto menjelang laga kedua menghadapi Malaysia yang pada laga lain kalah 0-4 dari Vietnam.
Meski sukses meraih tiga poin, Kurniawan menegaskan agar para pemainnya tetap rendah hati dan segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya.
"Pertama, tentu hasil ini patut disyukuri dan saya beri kredit kepada pemain karena perjuangan mereka sangat luar biasa," ujar Kurniawan Dwi Yulianto.
"Tidak mudah menghadapi pertandingan perdana, apalagi sebagai tuan rumah dengan tekanan besar bagi para pemain."
Hasil ini sangat berharga bagi skuad Garuda Asia mengingat pada laga uji coba sebelumnya sangat sulit meraih kemenangan.
"Dalam uji coba sebelumnya, hasil yang didapat belum optimal, tetapi perkembangan pemain cukup menjanjikan untuk turnamen ini," sambungnya.
Apresiasi Mental Bertanding
Bagi Kurniawan, hasil melawan Timor Leste bukan sekedar awal yang baik bagi tim namun juga para pemain.
Ia mengapresiasi kerja keras dan mental para pemainnya yang kebanyakan sangat minim dari pengalaman internasional.
"Saya sangat mengapresiasi mental bertanding mereka, khususnya karena sebagian besar pemain ini baru pertama kali merasakan event internasional," tandasnya.
Pelatih yang pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Como tersebut percaya jika kemenangan ini akan memberikan dampak positif bagi laga berikutnya.
Pelatih timnas u17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto saat laga pertama babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 melawan Timor Leste yang berakhir dengan skor 4-0 di Stadion Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026) malam.
"Saya berharap kepercayaan diri mereka meningkat menjelang pertandingan selanjutnya karena lawan kami tidak mudah."
"Kami selalu tekankan kepada pemain bahwa setiap laga adalah final bagi kami."
"Kami harus bersyukur atas hasil malam ini, namun besok kami kembali fokus untuk pertandingan berikutnya," tambahnya.
Kritik Penyelesaian Akhir Garuda Asia
Meski mampu mengamankan tiga poin, Kurniawan mencatat sejumlah kekurangan dalam pertandingan melawan Timor Leste, terutama dalam hal penyelesaian akhir.
Faktanya, seluruh gol Garuda Asia dicetak pada babak pertama, sementara babak kedua tidak ada satu gol punyang tercipta meskipun menguasai permainan.
"Terima kasih. Saat unggul 4-0, kami menginstruksikan pemain untuk tetap fokus dan menganggap skor babak pertama seperti 0-0 agar tidak merasa puas diri," jelas Kurniawan.
"Babak kedua kami tetap mendominasi dan mengontrol jalannya pertandingan."
Kurniawan akan mengevaluasi masalah penyelesaian akhir sebelum laga kedua menghadapi Malaysia.
"Ada beberapa peluang yang tidak berhasil dikonversi menjadi gol, itu menjadi evaluasi kami."
"Kami akan terus berkoordinasi dengan tim analis untuk mengidentifikasi kekurangan dan memperbaikinya dalam dua hari ke depan sebelum melawan Malaysia," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang