Isi Hati Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Raih Runner Up Piala AFF Futsal 2026

Piala AFF Futsal 2026, Timnas Futsal Indonesia, Thailand, Hector Souto, Isi Hati Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Raih Runner Up Piala AFF Futsal 2026

Hector Souto merasa puas dengan pencapaian Timnas Futsal Indonesia meski harus meraih posisi runner up di ASEAN Futsal Championship (Piala AFF Futsal) 2026.

Final Piala AFF Futsal 2026, Timnas Futsal Indonesia vs Thailand yang berlangsung di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Minggu (12/4/2026) malam WIB berakhir dengan skor 1-2.

Satu gol Timnas Futsal Indonesia dicatat oleh Andres Dwi Persada (16'). Sementara Thailand membalas dua gol melalui Itticha Praphaphan (20') dan Panut Kittipanuwong (31').

Bagi Souto, gelar juara tampaknya bukan merupakan tujuan utamanya di turnamen kali ini. Pelatih asal Spanyol itu lebih memilih fokus pada pembinaan sekaligus mempertebal komposisi skuad Garuda.

"Gelar runner up ini terasa seperti kemajuan. Terasa seperti masa depan. Terasa seperti Indonesia yang terus berkembang."

"Ini bukan hanya tentang hasil. Ini tentang membangun sesuatu yang bertahan lama," ujarnya dikutip dari Instagram pribadi Souto.

Indonesia Berani Beda

Hector Souto beberapa kali menyoroti kelemahan Timnas Futsal Indonesia sejak pertandingan pertama melawan Brunei Darussalam.

Namun, seiring waktu, ia merasa bangga melihat perkembangan para pemainnya yang mampu melaju hingga ke babak final.

"Kami berkembang dari pertandingan ke pertandingan," tambahnya.

Dengan bermaterikan pemain muda dan minim jam terbang internasional, Souto merasa puas bila melihat Thailand yang memakai skuad terbaiknya harus bersusah payah melawan Indonesia.

Piala AFF Futsal 2026, Timnas Futsal Indonesia, Thailand, Hector Souto, Isi Hati Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Raih Runner Up Piala AFF Futsal 2026

Aksi Adityas Priambudi Wibowo dalam laga semifinal ASEAN Futsal Championship atau Piala AFF Futsal 2026 Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di Nonthaburi Hall, Bangkok, Jumat (10/4/2026).

"Kami bersaing di final secara langsung melawan Thailand. Tim yang berpengalaman, solid, dengan 6 pemain dari Piala Dunia terakhir dan satu pemain yang bermain di liga Spanyol," tandasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan jika orientasinya di turnamen ini bukanlah hasil namun menciptakan fondasi yang kuat di Timnas Futsal Indonesia.

"Kami melakukan sesuatu yang berbeda. Kami membangun tim untuk memberi kesempatan. Tanpa terobsesi pada hasil.

Tetapi dengan tuntutan yang sangat jelas: tetap kompetitif dan menunjukkan identitas kami," sambungnya.

Masa Depan Futsal Indonesia Cerah

Bagi Souto, pencapaian Timnas Futsal Indonesia di turnamen ini layak dipuji dengan skuad barunya.

Melihat hasil ini, Souto yakin jika Timnas Futsal Indonesia saat ini telah memiliki 30 pemain lebih yang bisa memberi banyak opsi baginya.

"Saya sangat bangga dengan para pemain, staf, dan juga Federasi yang berani bertaruh pada pengembangan futsal negara bahkan di turnamen penting."

"Hari ini kami memiliki sekitar 30 pemain dalam lingkungan tim nasional yang siap bersaing untuk satu tempat. Lebih banyak kompetisi, lebih banyak kualitas, lebih banyak masa depan," kata Souto.

Masa depan futsal Indonesia terbilang cerah dengan jumlah pemain yang cukup besar di skuad Timnas Futsal Indonesia.

"Gelar runner up ini adalah sebuah sinyal. Kami berada di arah yang benar. Dan ini baru saja dimulai, teman-teman saya. Saya berjanji, saya akan memberikan segalanya untuk ini," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang