Usai Bela Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Fokus Bawa Lille ke Liga Champions
Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk menegaskan fokusnya untuk membawa klubnya, Lille, menembus Liga Champions.
Hal itu ditegaskan Verdonk usai membela Tim Garuda pada laga Final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026 malam.
“Kami ingin bermain dan meraih tempat di Liga Champions. Tapi liganya sulit, ada banyak tim yang sangat bagus,” ujar Verdonk saat ditemui usai pertandingan.
Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk
Ia juga menyoroti kemenangan Lille pada laga terakhir melawan Marseille sebagai modal penting untuk menjaga momentum. Menurutnya, performa tim saat itu menunjukkan bahwa Lille mampu bersaing di papan atas.
Sebelumnya, Verdonk, menyebut Lille layak meraih kemenangan atas Marseille 2-1 dalam lanjutan Ligue 1 2025/2026 di Stade Velodrome, Minggu 22 Maret 2026 malam.
Verdonk, yang tampil sebagai starter, menilai kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja sama tim yang solid sepanjang pertandingan.
“Langkah maju yang lain. Kerja sama tim yang hebat dan kemenangan yang pantas,” tulisnya melalui unggahan di Instagram pada Senin 23 Maret 2026.
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk saat memperkuat Lille
Dalam laga tersebut, Lille memastikan kemenangan lewat dua gol yang dicetak Thomas Meunier pada menit ke-49 dan Olivier Giroud pada menit ke-86. Sementara Marseille hanya mampu membalas satu gol di hadapan pendukungnya sendiri.
Sepanjang pertandingan, Verdonk tampil disiplin di lini pertahanan dan turut berkontribusi dalam menjaga keunggulan tim. Salah satu momen krusial terjadi pada menit ke-12 saat Marseille melancarkan serangan balik cepat yang dipimpin Mason Greenwood. Verdonk menghentikan laju serangan dengan melakukan kontak fisik yang berujung ketegangan di antara kedua pemain.
Insiden tersebut membuat Verdonk dan Greenwood sama-sama menerima kartu kuning dari wasit.
Saat ditanya apakah ia memiliki masalah dengan Greenwood, Verdonk menjawab singkat dengan nada santai.
“Saya tidak berbicara dengannya setelah pertandingan. Mungkin iya,” ujar Verdonk sambil tertawa.