Timnas Indonesia Bisa Belajar Cara Bulgaria Amankan Kemenangan

Timnas Indonesia, Timnas Indonesia Bisa Belajar Cara Bulgaria Amankan Kemenangan

Timnas Indonesia gagal meraih hasil sempurna di final FIFA Series 2026 usai takluk di tangan Bulgaria. 

Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria berkesudahan dengan skor 0-1 pada Selasa (31/3/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

Adalah gol penalti Marin Petkov pada menit ke-38 yang jadi pemasti kemenangan Bulgaria. 

Di luar dugaan Bulgaria justru tampil bertahan dan menunggu. Permainan didominasi Timnas Indonesia.

Namun, tanpa mencetak gol Skuar Garuda tak bisa memenangkan laga. 

“Pertunjukan malam ini, saya pikir kami bisa mengambil hal-hal yang positif. Saya pikir sebagai kolektif kami berkomitmen, kami berkomitmen pada tingkat fisik permainan, kami berkomitmen pada gaya permainan,” papar Herdman. 

“Saya pikir ketika kami tampil di level ini dan kami mampu mengambil alih permainan, malam ini seharusnya menjadi kemenangan bagi Indonesia,” tutur Herdman. 

Cara Bulgaria Mengelola Tempo

Timnas Indonesia, Timnas Indonesia Bisa Belajar Cara Bulgaria Amankan Kemenangan

Selebrasi sejumlah pemain timnas Bulgaria saat berhasil mencetak gol ke gawang Indonesia pada pertandingan Final FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Bulgaria sebagai tim ber peringkat 87 dunia, cukup berpengalaman dan punya cara untuk mengakhiri laga dengan sebuah kemenangan. 

Ketika Indonesia meningkatkan serangan, justru Bulgaria arahan Aleksandar Dimitrov memperlambat tempo, bikin Indonesia kehilangan ritmenya. 

“Bulgaria adalah tim peringkat ke-80 (87 - red) di dunia, saya pikir malam ini Indonesia lebih baik. Selamat untuk Bulgaria, mereka memenangkan pertandingan dan saya pikir mereka mengelola permainan,” 

“Mereka, memperlambat tempo, yang mana bagus untuk mereka karena begitulah caranya mereka memenangkan pertandingan sepak bola,” jelas Herdman. 

Timnas Indonesia Belajar

Bulgaria memang tak membungkus laga lebih cepat lewat gol tambahan. Akan tetapi, dengan keunggulan 1-0 di babak pertama mereka mampu merusak tempo dan ritme lawan. 

Begitulah cara Timnas Bulgaria bekerja. Selain itu di luar dugaan, usai menang besar dengan skor 10-2 atas Kepulauan Solomon, Aleksandar Dimitrov mengubah rencana main Bulgaria. 

Permainan menunggu yang solid diterapkan di area pertahanan, untuk kemudian mengintip peluang melakukan serangan balik efektif.

Dari sini skuad Timnas Indonesia bisa belajar bagaimana cara Bulgaria merusak tempo dan ritme lawan. 

“Saya pikir kelompok pemain kami akan belajar dari situasi itu, akan tumbuh darinya. Tapi kami kecewa, itu cukup,” ujar John Herdman. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang