Tiga Gebrakan John Herdman di Timnas Indonesia yang Langsung Berbuah Hasil Manis

Timnas Indonesia, FIFA Series 2026, John Herdman, Tiga Gebrakan John Herdman di Timnas Indonesia yang Langsung Berbuah Hasil Manis

Debut John Herdman bersama Timnas Indonesia langsung menghadirkan pendekatan baru.

Hasilnya terlihat jelas saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (28/3/2026) malam.

Selain skor, perubahan tampak dari susunan pemain, skema permainan, hingga peran individu di lapangan.

Salah satu hal yang mencuri perhatian hadir dari komposisi pemain Timnas Indonesia.

Pemain dengan Karakter Bertahan

John Herdman menurunkan tujuh pemain dengan karakter bertahan sejak menit awal.

Mereka adalah Jay Idzes, Rizky Ridho, Elkan Baggott, Kevin Diks, Dony Tri Pamungkas, Jordi Amat, dan Calvin Verdonk.

Kondisi ini jarang terlihat dalam sepak bola modern. Formasi tersebut mengingatkan publik pada eksperimen Alex Ferguson saat menghadapi Arsenal di FA Cup 2011.

Dengan banyak pemain belakang, Indonesia tetap mampu menjaga keseimbangan antara bertahan dan membangun serangan.

Perubahan Formasi Saat Bertahan dan Menyerang

Pendekatan taktik Herdman juga terlihat dari fleksibilitas formasi. Saat bertahan, Indonesia menggunakan pola 4-4-2. 

Ole Romeny dan Ramadhan Sananta berada di lini depan, sementara Kevin Diks, Jordi Amat, Calvin Verdonk, dan Beckham Putra mengisi lini tengah.

Empat bek diisi Rizky Ridho, Jay Idzes, Elkan Baggott, dan Dony Tri Pamungkas.

Ketika memasuki fase menyerang, pola berubah menjadi 3-4-2-1 atau 3-4-1-2. Tiga bek tengah membangun serangan dari bawah.

Timnas Indonesia, FIFA Series 2026, John Herdman, Tiga Gebrakan John Herdman di Timnas Indonesia yang Langsung Berbuah Hasil Manis

Sejumlah pemain timnas Indonesia berselebrasi setelah Beckham Putra mencetak gol ke gawang Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026). Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.

Jordi Amat dan Calvin Verdonk turun membantu distribusi bola dari lini tengah.

Kevin Diks dan Dony Tri Pamungkas membuka lebar permainan di sisi sayap.

Di lini depan, Beckham Putra, Ramadhan Sananta, dan Ole Romeny aktif bergerak untuk membongkar pertahanan lawan. 

Kombinasi ini efektif. Beckham Putra dan Ole Romeny saling bekerja sama untuk mencetak tiga gol, sementara lini belakang tetap solid tanpa kebobolan.

Duet Gelandang Bertahan yang Tak Biasa

Perubahan lain terlihat dari penempatan Jordi Amat dan Calvin Verdonk sebagai gelandang bertahan.

Keduanya pernah bermain di posisi itu, namun belum pernah dipasangkan bersama di Timnas Indonesia.

Dalam laga ini, Jordi Amat lebih terlibat saat membangun serangan. Calvin Verdonk fokus memutus alur umpan lawan. 

Peran tersebut berjalan baik dan membuat area tengah sulit ditembus.

Lawan akhirnya lebih sering menyerang dari sisi lapangan. Umpan silang mereka mampu diantisipasi duet bek tengah Jay Idzes dan Elkan Baggott.

Alhasil, gawang Timnas Indonesia tetap aman sepanjang pertandingan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang