Desain BYD Atto 3 Facelift Terdaftar di Indonesia, Makin Sporti

 Paten desain mobil yang diyakini merupakan BYD Atto 3 Facelift belum lama ini terdaftar di laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, desain itu terdaftar dengan nomor permohonan A00202500796 pada Berita Resmi Desain Industri No. 16/DI/2026.

Sekilas tidak terlihat banyak ubahan pada desain eksteriornya. Namun di bagian belakang, kaca pada pilar D dirancang lebih ramping, membuat BYD Atto 3 Facelift terkesan punya dimensi lebih panjang dari versi terdahulu.

Lampu belakangnya masih pakai motif khas seperti digunakan di BYD Atto 3 saat ini. Kemudian ada tambahan fitur disematkan guna mendukung kenyamanan berkendara yakni sistem ADAS God’s Eye C.

BYD Atto 3 Facelift

Dari segi dimensi, BYD Atto 3 Facelift mengusung ukuran yang sama seperti versi sebelumnya dengan panjang 4.455 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.615 mm dan jarak sumbu roda 2.720 mm.

Masuk ke interior, BYD Atto 3 facelift tersedia dalam dua pilihan warna yakni krem dan abu-abu.

Panel instrumen berukuran 8,8 incinya telah diperbarui. Lalu BYD menyematkan built-in refrigerator atau kulkas kecil di kabin.

Bicara soal jantung pacu, BYD Atto 3 mengadopsi dua pilihan baterai yakni 49,9 kWh dan 60,5 kWh. Masing-masing menawarkan daya jelajah 430 kilometer dan 510 kilometer (CLTC) dalam sekali pengisian daya.

Di negara asalnya, BYD Atto 3 Facelift dijual seharga 115.800 yuan sampai 145.800 yuan. Angka ini setara Rp 284,4 juta-Rp 358,1 juta dalam kurs rupiah.

BYD Atto 3 Facelift

BYD belum memberikan informasi resmi terkait versi penyegaran Atto 3. Terbarunya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, merek asal Tiongkok ini justru memboyong varian baru Atto 3.

Model tersebut dipasarkan di Indonesia dengan nama Atto 3 Advanced Plus melengkapi tipe terdahulu, Superior.

Harga BYD Atto 3 di Indonesia per Maret 2026 (On The Road Jakarta)

  • Atto 3 Advanced: Rp 390 juta
  • Atto 3 Advanced + Home Charging: Rp 404,5 juta
  • Atto 3 Superior + Home Charging: Rp 520 juta