Pabrik BYD di Subang Kebakaran, Manajemen Buka Suara

kebakaran, Pabrik BYD di Subang Kebakaran, Manajemen Buka Suara

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video yang memperlihatkan insiden kebakaran di area proyek pembangunan pabrik PT BYD Motor Indonesia di Subang, Jawa Barat.

Dalam video tersebut, tampak kepulan asap membubung dari salah satu bangunan yang masih dalam tahap konstruksi.

Merespons kabar yang beredar, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, membenarkan adanya insiden tersebut.

Luther menjelaskan bahwa pihak BYD Indonesia sudah mengetahui adanya insiden yang terjadi di salah satu bangunan yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan di area proyek BYD Subang.

"Insiden tersebut berupa kebakaran kecil yang terjadi pada bagian atap bangunan dan menyebabkan munculnya asap," ujar Luther saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (4/6/2026).

Meski sempat menimbulkan kepulan asap, Luther memastikan bahwa penanganan di lapangan bergerak cepat. Api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area lain.

"Situasi telah berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut," kata dia.

Mengenai pemicu terjadinya kebakaran di area atap bangunan tersebut, pihak BYD belum bisa membeberkan secara detail. Sampai saat ini, tim terkait masih melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kebakaran.

"Penyebab insiden masih dalam proses investigasi. Sementara itu, kami telah menginstruksikan kontraktor untuk semakin memperkuat penerapan protokol dan standar keselamatan di seluruh area proyek," ucap Luther.

Luther juga menambahkan bahwa operasional dan kelanjutan informasi mengenai kejadian ini akan disampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.

"Sehubungan dengan proses investigasi yang masih berlangsung, kami belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut pada tahap ini," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang