Sinyal Kuat BYD Gabung F1 Mencuat setelah GP Monako

 BYD kembali terlihat berbincang dengan Stefano Domenicali, CEO Formula 1 (F1) Group serta Presiden FIA Mohamed Ben-Sulayem.

Stella Li, Executive Vice President BYD sebelumnya sudah pernah berkomunikasi dengan Domenicalli beberapa waktu lalu dan memunculkan rumor bergabungnya BYD ke F1.

Ketiganya tampak bertemu di sela balapan F1 seri Monako yang berlangsung pada akhir pekan lalu.

Dilansir dari Carnewschina, Stella Li bertemu Stefano Domenicalli dan Ben-Sulayem pada 5 Juni dan di hari berikutnya.

Menanti Kesiapan Audi di F1

Ini menjadi kali kedua pihak BYD dan F1 mengadakan pertemuan tertutup, memperkuat rumor keterlibatan BYD di ajang balap itu di masa mendatang.

Ada kemungkinan BYD menjadi salah satu perusahaan yang akan mengakuisisi tim Alpine F1.

Lalu Christian Horner, mantan kepala tim Red Bull Racing di F1 disebut sebagai orang yang diincar oleh BYD untuk membantu kiprah mereka di F1 nantinya.

Stella Li sebelumnya juga sudah bertemu langsung dengan Christian Horner di Cannes Film Festival.

Mengingat Christian tengah mencari peran baru di F1, bukan tidak mungkin dia menyambut tawaran BYD.

Bentuk Tim Baru atau Suplai Mesin

Sebagai informasi, BYD tidak harus membuat tim baru apabila ingin bergabung dengan F1.

BYD bisa masuk sebagai supplier mesin untuk tim-tim yang sudah ada di F1 saat ini.

Namun tentunya BYD perlu memikirkan rencana pembaruan regulasi mesin F1 di 2030.

Sebab ada wacana untuk mengganti mesin V6 turbo-hybrid yang sekarang digunakan seluruh tim F1.

Mesin V6 tersebut bakal digantikan dengan mesin V8 yang diklaim lebih sederhana kemudian biaya terjangkau ketimbang jantung pacu hibrida.

Denza Z9 GT Sudah Bisa Dipesan, Estimasi Harga di Atas D9

Sementara BYD fokus pada pengembangan kendaraan listrik murni dan plug-in hybrid DM-i.

Kemampuan BYD merancang mesin ramah lingkungan performa tinggi hanya akan berguna di F1 apabila mereka bergabung sebelum 2030.

Namun patut ditunggu kelanjutan rencana BYD dan F1. Apabila berhasil, maka BYD menjadi pabrikan asal Tiongkok pertama yang berkiprah di ajang balap tersebut.