BYD Siap Rajai Pasar Kei Car Jepang, Boyong Veteran Nissan
BYD kian serius dalam menggarap pasar kei car. Berbagai langkah strategis ditempuh pabrikan satu ini.
Terkini mereka baru saja merekrut Hirohide Tagawa, mantan insinyur Nissan yang piawai di bidang kei car.
“Mantan perencana produk dan insinyur Nissan, Hirohide Tagawa bekerja untuk Nissan selama kurang lebih 25 hingga 30 tahun,” tulis laporan Carnewschina, Rabu (20/05).
Tentu keputusan ini menjadi langkah strategis BYD. Mengingat mereka berencana meluncurkan kei car Racco dalam waktu dekat di Jepang.

Menurut kabar, pengembangan mobil listrik mungil BYD tersebut langsung dipegang oleh Tagawa yang baru saja direkrut.
Apalagi Tagawa pertama kali bergabung bersama Nissan pada tahun 1990-an. Lalu cukup familiar dengan pengembangan kei car dalam beberapa generasi di perusahaan tersebut.
Di internal perusahaan, Tagawa dikenal sebagai salah satu tokoh visioner kei car Nissan yang berkontribusi dalam perencanaan dan pengembangan produk untuk model seperti Dayz maupun Sakura.
Perlu diketahui, Nissan Sakura perdana meluncur pada 2022. Kehadirannya sekaligus menandai masa transisi Nissan ke segmen mobil listrik kei car massal.
Sementara Nissan Dayz juga menjadi salah satu produk penting bagi jenama asal Jepang ini. Sehingga mampu menggoda banyak konsumen di sana.
Berkat berbagai pengalamannya tersebut, Tagawa sekarang terlibat dalam proyek pengembangan EV bersama BYD Auto Japan.
Sekadar mengingatkan, BYD Racco pertama kali diperkenalkan dalam ajang Japan Mobility Show 2025.
Bila dilihat secara detail, BYD Racco mengusung tampilan kompak dan boxy atau mengotak, khas seperti kei car Jepang.
Bagian depan menampilkan gril tertutup. Lalu dipadukan Daytime Running Light (DRL) dua lapis yang terintegrasi dengan lampu sein.
Beralih ke bagian lampu-lampu, baik di depan maupun belakang dibuat smoked. Sehingga kei car BYD itu terlihat cukup sporty.
Bikin tambah menarik, BYD Racco mengusung gaya floating roof. Memberi kesan modern namun tetap fungsional.
Electric Vehicle (EV) tersebut dibekali empat pintu dengan model geser di bagian belakang. Kemudian masih ada privacy glass.

Sedangkan buritan dari BYD Racco menampilkan lampu belakang vertikal, wiper belakang maupun dudukan pelat nomor di tengah.
Selain itu, kei car BYD juga nampak sudah dilengkapi pelek aluminium dengan beberapa palang lalu dilabur kelir abu-abu.
Dari segi performa, BYD Racco menggendong baterai 20 kWh. Memungkinkan mobil listrik tersebut menempuh jarak 180 km dalam satu kali pengecasan.
Kendaraan roda empat setrum itu turut dilengkapi sistem AC dengan heat pump untuk efisiensi daya, serta mendukung pengisian cepat DC hingga 100 kW.