BYD Minta Netizen Pilih Nama Mobil Baru

Sirkuit BYD
Sirkuit BYD

 Produsen mobil listrik asal China, BYD, tengah menyiapkan sebuah sedan baru yang diproyeksikan menjadi model andalan di jajaran produknya. Menariknya, sebelum resmi diluncurkan, perusahaan justru mengajak masyarakat untuk ikut menentukan nama kendaraan tersebut.

Langkah tersebut terbilang tidak biasa di industri otomotif. Umumnya nama sebuah mobil sudah ditetapkan jauh sebelum peluncuran, namun BYD membuka ruang bagi publik untuk memilih identitas sedan listrik terbarunya melalui jajak pendapat di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disadur VIVA Otomotif dari Carnewschina, Jumat 5 Juni 2026, ada enam nama yang masuk dalam daftar pilihan akhir, yakni Great Han, Han 9, Han Ultra, Han Tianxia, Xiaohan, dan Han Chitu. Dari seluruh opsi tersebut, nama Great Han disebut menjadi favorit dan memperoleh dukungan paling besar dibanding kandidat lainnya.

Strategi melibatkan konsumen dalam proses penamaan bukan sekadar aktivitas pemasaran. Langkah itu menunjukkan bahwa BYD menaruh ekspektasi tinggi terhadap model baru tersebut, sekaligus ingin membangun kedekatan dengan calon pembeli sejak sebelum mobil dipasarkan.

Sedan yang sementara disebut Great Han itu dipersiapkan untuk menempati posisi tertinggi dalam keluarga sedan BYD. Mobil ini memiliki dimensi besar dengan panjang bodi sekitar 5,2 meter, membuatnya berada di kelas yang sama dengan sejumlah sedan premium berukuran penuh.

Dari berbagai foto uji jalan yang beredar, mobil tersebut mengusung desain modern dengan siluet atap yang landai, lampu belakang memanjang, serta sensor LiDAR di bagian atap. Kehadiran perangkat tersebut mengindikasikan dukungan fitur bantuan berkendara yang lebih canggih dibanding model BYD saat ini.

Bagian interior juga mengalami perubahan dibanding sedan BYD generasi sebelumnya. Tuas transmisi dipindahkan ke belakang kemudi sehingga area konsol tengah menjadi lebih lapang dan dapat dimanfaatkan untuk tempat penyimpanan tambahan maupun pengisi daya nirkabel.

Namun daya tarik utama sedan ini justru berada pada teknologi elektrifikasinya. BYD dikabarkan akan membekalinya dengan baterai Blade generasi terbaru yang mendukung sistem kelistrikan bertegangan tinggi.

Teknologi tersebut memungkinkan pengisian daya berlangsung sangat cepat. Dalam kondisi tertentu, kapasitas baterai disebut dapat meningkat dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam hitungan menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, varian penggerak roda belakang diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Sementara versi penggerak semua roda tetap menawarkan jarak tempuh yang sangat panjang untuk ukuran mobil listrik modern.

Jika spesifikasi tersebut benar-benar hadir pada model produksi massal, sedan baru BYD berpotensi menjadi salah satu mobil listrik dengan daya jelajah terpanjang yang pernah diproduksi perusahaan tersebut.