BYD Klaim Biaya Perawatan M6 DM Lebih Murah
PT BYD Motor Indonesia resmi mengumumkan harga BYD M6 Dual Mode (DM) untuk pasar Indonesia pada Jumat (12/6/2026).
penumpang berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini diklaim tidak hanya menawarkan efisiensi konsumsi energi, tetapi juga total biaya kepemilikan yang lebih rendah dibanding mobil bermesin pembakaran internal (ICE) di segmen serupa.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan M6 DM dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik tanpa mengorbankan fleksibilitas saat digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
BYD M6 DM Classic
"Di tengah dinamika harga energi yang terus berkembang, kami melihat kebutuhan akan solusi mobilitas nasional yang tidak hanya nyaman dan fleksibel, namun juga dapat membantu masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi biaya bahan bakar dalam penggunaan kendaraan sehari-hari," ujar Eagle dalam seremoni peluncuran.
Pendekatan EV Oriented
Menurut dia, pendekatan EV-oriented yang diterapkan pada sistem Dual Mode membuat pengemudi tetap dapat menikmati karakter berkendara yang responsif, halus, dan efisien seperti kendaraan listrik.
Di sisi lain, keberadaan mesin bensin tetap memberikan rasa aman saat menempuh perjalanan jauh tanpa bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya.
Selain menonjolkan efisiensi, BYD juga mengklaim M6 DM mampu menekan biaya perawatan dibanding mobil konvensional.
Berdasarkan simulasi kepemilikan selama tiga tahun, biaya servis kendaraan tersebut disebut sekitar 30 persen lebih rendah dibanding model ICE di kelas yang sama.
Operation Manager PT BYD Motor Indonesia, Nathan Sun, menjelaskan salah satu faktor yang mendukung penghematan tersebut adalah interval perawatan berkala yang lebih panjang.
"Dengan demikian, pengguna berpotensi memperoleh penghematan biaya operasional dalam jangka panjang," kata Nathan.
Interval Perawatan dan Garansi
Nathan menjelaskan, pada M6 DM, servis dilakukan setiap satu tahun atau 20.000 km, sedangkan pemeriksaan sistem hybrid dilakukan setiap 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.
Perawatan Berkala BYD M6 DM
Dengan frekuensi perawatan yang lebih jarang, pemilik berpotensi mengurangi jumlah kunjungan ke bengkel selama masa penggunaan kendaraan. Kondisi ini dinilai berkontribusi terhadap efisiensi biaya kepemilikan dalam jangka panjang.
Selain itu, untuk memberikan ketenangan kepada konsumen, BYD membekali M6 DM dengan garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun atau 150.000 kilometer.
Sementara motor listrik serta baterai penggerak mendapat perlindungan hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer.
Dijual mulai Rp 298 juta OTR DKI Jakarta, BYD berharap M6 DM dapat memperluas akses masyarakat terhadap teknologi kendaraan energi baru sekaligus menjadi alternatif MPV keluarga yang lebih hemat dari sisi penggunaan maupun perawatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang