Cerita Asisten Pelatih Persik Vitor Tinoco Bantu Rival Timnas Indonesia di FIFA Series

Di balik persiapan St. Kitts & Nevis jelang laga lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, terselip cerita tidak terduga. Seorang pelatih yang sudah lama berkarier di sepak bola Indonesia, berdiri di sisi berseberangan.
Ia adalah asisten pelatih Persik Kediri, Vitor Tinoco, yang saat ini bergabung dalam jajaran tim pelatih St. Kitts & Nevis. Ia hadir karena diminta langsung oleh pelatih kepala Marcelo Serrano untuk membantu tim selama turnamen berlangsung.
“Dahulu saya sama coach Marcelo Serrano di Timnas Brasil, kami bersama skuad U-15 di sana. Jadi, ketika dia ke sini (Indonesia), dia langsung menghubungi saya dan meminta bantuan kepada saya,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Kehadirannya tidak hanya sebatas menambah kekuatan tim pelatih. Ia juga menjadi sumber informasi penting bagi Saint Kitts and Nevis, terutama terkait atmosfer sepak bola Indonesia yang dikenal penuh tekanan bagi tim tamu.
“Tadi dia tanya bagaimana stadion, kalau main penuh atau tidak, dan tanya suasana di sini juga. Kita bahas banyak soal ini,” imbuhnya.
Dengan pengalaman di Indonesia, mantan pelatih Barito Putera itu memahami betul bagaimana fanatisme suporter bisa menjadi faktor penentu dalam pertandingan. Hal ini menjadi salah satu aspek yang coba diantisipasi oleh tim tamu.
“Karena kita sudah tahu juga bagaimana orang Indonesia suka sepak bola. Jadi, kami juga coba antisipasi, karena komunikasi saat pertandingan nanti susah juga buat kami,” kata Vitor Tinoco.
Apalagi laga yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam nanti juga menjadi debut bagi pelatih baru timnas Indonesia, John Herdman.
“Kalau melihat pemain, mereka sangat termotivasi untuk bermain di sini. Karena ini juga kesempatan untuk mereka juga untuk mencoba menunjukkan kualitas mereka,” sambungnya.
Agenda Persik Tetap Berjalan Normal
Sementara, bergabungnya Vitor Tinoco dengan timnas St. Kitts & Nevis, menurut manajemen Persik tidak mengganggu persiapan tim beralias Macan Putih.
Sebab, sang asisten pelatih Persik itu sudah menyampaikan izin untuk beberapa waktu bergabung dengan Saint Kitts and Nevis, negara yang berada di Kepulauan Karibia.
"Kami izinkan dan berikan waktu, karena kesempatan ini juga merupakan hal positif bagi coach Vitor,” ujar manajer Persik, M Syahid Nur Ichsan.
Program latihan Persik pun tetap berjalan sesuai rencana setelah tim kembali berkumpul usai menikmati libur Lebaran. Ia juga memastikan bahwa Vitor Tinoco akan kembali setelah FIFA Series berakhir.
“Latihan tim Persik Kediri akan tetap berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Setelah FIFA Series usai, coach Vitor juga akan kembali ke skuad Macan Putih,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang