Direktur Persija Sorot Kontribusi Klub untuk Timnas Indonesia

Persija, Timnas Indonesia, John Herdman, FIFA Series 2026, Direktur Persija Sorot Kontribusi Klub untuk Timnas Indonesia

Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, mengungkapkan kunci sukses klubnya dalam menyumbangkan pemain terbanyak untuk Timnas Indonesia.

Menurutnya, ini tak lepas dari upaya Persija dalam membangun fundamental, yaitu Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi.

Persija saat ini masih menjadi klub dengan jumlah pemain terbanyak yang dipercaya membela Timnas Indonesia di berbagai level usia.

Total, terdapat 14 pemain yang dipanggil untuk mengenakan seragam Garuda, termasuk enam pemain yang saat ini berada dalam daftar panjang pelatih John Herdman untuk FIFA Series 2026.

Enam pemain tersebut adalah Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathur Rahman, Jordi Amat, Witan Sulaeman, dan Mauro Zijlstra.

Sementara, lima pemain Macan Kemayoran yang bergabung ke timnas U20 meliputi Ahmad Mujadid, Theodore Evan Leeming, Fabio Azkairawan, Ibrah Ohorella, dan Radityo Raharjo.

Kemudian, tiga pemain tim Ibu Kota yang menjadi bagian dari timnas U17 adalah Abdillah Ishak, Ridho, dan Peres Akwila Tjoe.

Persija, Timnas Indonesia, John Herdman, FIFA Series 2026, Direktur Persija Sorot Kontribusi Klub untuk Timnas Indonesia

Selebrasi Rizky Ridho dalam laga pekan pertama Super League 2025-2026 antara Persija Jakarta vs Persita Tangerng di Jakarta International Stadium, Minggu (10/9/2025).

Buah Manis Pembinaan Klub

Dikatakan Prapanca, pencapaian positif ini merupakan buah manis dari hasil pembinaan klub serta rencana perekrutan pemain yang matang.

"Ada dua hal yang saya sampaikan. Satu, kebetulan rekrutmennya bagus. Ya kan? Pas putaran kedua rekrutmennya bagus. Begitu di-observe sama Timnas Indonesia, terpilih. Nah itu kan kebetulan saja, jalan Tuhan," kata Prapanca dalam acara Ngopi Bareng Persija di Kantor Persija, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

"Saya kan selalu menjelaskan bahwa Persija ini mau menjadi sportainment, menjadi olahraga itu menjadi lifestyle. Mau di mana saja, everyone suka Persija, silakan."

"Kami juga berusaha untuk memelihara prestasi. Untuk bisa memelihara prestasi, kami kan harus bangun fundamentalnya, yaitu SSB sama akademi. Nah alhamdulillah sampai hari ini banyak ke Timnas Indonesia terus," tambah dia.

Bangun Prestasi dari Bawah

Prapanca menuturkan bahwa Persija ingin menjadi klub yang serius membangun prestasi dari level akar rumput.

Hal itu masih konsisten dilakukan Macan Kemayoran hingga saat ini. Buktinya, terdapat delapan pemain yang tersebar di timnas U17 dan timnas U20.

"Itu banyak dari akademi berarti kan bagus perkembangannya, pembibitannya. Dan kami tidak mau berpuas diri sampai situ. Kami ingin terus sampai peak (puncak)-nya," ujar Prapanca.

"Ada klub yang, sori maksudnya di luar negeri juga, klubnya besar tapi akademinya tidak bagus karena pemainnya juga dari akademi lain."

"Jadi, kami berusaha untuk semaksimal mungkin, mudah-mudahan sampai ke depan nanti program pembibitan ini bisa laku untuk level internasional. Itu juga nanti kan bisa membawa nama Persija juga menuju global," ungkapnya.

Terus Berbenah

Prapanca mengatakan semua ini dilandasi kesadaran Persija sebagai salah satu klub besar di Indonesia agar tak ketinggalan dalam hal pengembangan pemain muda.

Maka dari itu, mereka terus berbenah dari sisi infrastruktur dan rekrutmen.

Sebab, besarnya sumbangsih kepada timnas juga menambah nilai positif dari sebuah klub.

"Contoh, one of the best infrastruktur akademi hari ini, Bali United, punya sekian puluh hektar untuk persiapan dia pembibitan ke depan," kata Prapanca.

"Persija tidak boleh diam saja. Dan saya rasa klub-klub lain juga tidak bisa diam saja. Kalau tidak, title the best academy in (akademi terbaik) Indonesia akan diambil orang, akan diambil Bali United."

"Secara finansial, secara kemampuan, lagi dipersiapkan. Kita dari sisi Direktur Olahraga untuk tim akademi ya sudah tidak boleh main-main rekrutmennya."

hal ini yang orang tidak ada yang melihat. Tapi di dunia sepak bola, ini menjadi satu di antara sumber. Satu sumber prestasi, satu sumber finansial. Nanti harus dipahami. Kira-kira begitu," tutur Prapanca.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang