Emil Audero dan Maarten Paes Akan Pusingkan John Herdman di Timnas Indonesia

Persaingan memperebutkan posisi penjaga gawang utama timnas Indonesia diprediksi akan menarik jelang FIFA Series 2026.
Turnamen FIFA Series 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, mulai pada 27-30 Maret 2026.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman telah memanggil lima penjaga gawang untuk mengikuti pemusatan latihan.
Mereka adalah Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Ernando Ari, serta Cahya Supriadi.
Pengamat sepak bola nasional Rizal Pahlevi menilai persaingan di sektor ini akan mendorong Herdman membuat keputusan sulit.
“Dari pemilihan nama-nama yang ada ini mungkin akan menjadi posisi yang paling panas dalam perebutan adalah posisi penjaga gawang, karena Maarten Paes dan Emil Audero keduanya memiliki kualitas,” ujarnya kepada Kompas.com.
Emil Audero Punya Modal, Maarten Paes Terbantu Momentum
Menurutnya, Emil Audero datang dengan pengalaman kompetisi yang kuat di level klub.
Pengalaman bermain di liga top Eropa menjadi nilai tambah baginya, terutama dalam menghadapi tekanan pertandingan internasional.
Ia dinilai memiliki modal besar untuk mengisi posisi utama di bawah mistar gawang timnas Indonesia.
“Khususnya bagi Emil Audero di musim ini mendapatkan kesempatan yang luar biasa bersama Cremonese di Serie A,” kata pengamat yang biasa disapa Rizal itu.
Di sisi lain, Maarten Paes juga dinilai memiliki peluang besar untuk merebut posisi inti.
Perubahan klub yang memberinya kesempatan tampil secara reguler dinilai menjadi momentum penting bagi kiper tersebut.
“Untuk Maarten Paes timing-nya sangat pas dan baik meskipun performanya belum maksimal tapi saya rasa dengan pindah ke Ajax dan mendapatkan kesempatan bermain langsung,” imbuhnya.
Ia menilai situasi tersebut membuat John Herdman memiliki pilihan yang tidak mudah dalam menentukan penjaga gawang utama timnas Indonesia.
“Saya rasa ini menjadi sesuatu yang memusingkan bagi John Herdman untuk menentukan siapa penjaga gawang yang akan start bagi Indonesia di FIFA Series 2026 nantinya,” ujar Rizal Pahlevi.
Meski demikian, ia memiliki pandangan tersendiri mengenai siapa yang layak mendapat kepercayaan sebagai penjaga gawang utama.
“Orang nomor satu penjaga gawang akan menjadi perebutan yang sangat menarik tapi saya menjagokan Emil Audero untuk di penjaga gawang,” sambungnya.
Pemain Muda Berpotensi Beri Warna Baru
Selain sektor penjaga gawang, perhatian juga tertuju pada lini tengah dan sayap timnas Indonesia yang diisi sejumlah pemain muda potensial dari kelompok usia U23.
Beberapa pemain bahkan mendapatkan kesempatan pertama untuk merasakan atmosfer timnas senior.
Pemain Timnas U23 Indonesia Arkhan Fkri dibayangi pemain Makau saat laga kedua grup J Kualifikasi Piala Asia U23 2026 yang berakhir dengan skor 5-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025) malam.
Rizal Pahlvei menilai pemanggilan pemain muda tersebut merupakan langkah positif untuk menambah variasi permainan timnas Indonesia.
“Saya rasa ini adalah komposisi yang saling melengkapi dan juga banyak pemain-pemain dari posisi tengah dan sayap adalah pemain-pemain yang mendapatkan reward atau panggilan untuk di timnas senior pertama kalinya,” tuturnya.
Nama-nama seperti Arkhan Fikri dan Victor Dethan disebut sebagai pemain muda yang berpotensi memberi energi baru bagi skuad Garuda.
“Ini akan menjadi hal yang baik mengingat impact atau dampak yang diberikan pemain muda-muda ini,” kata Rizal Pahlevi.
Ia pun menilai FIFA Series 2026 menjadi kesempatan ideal bagi pelatih John Herdman untuk memberikan pengalaman bertanding kepada para pemain muda tersebut.
“Ini akan menjadi hal menarik karena dari komposisi lawan saya rasa sangat ideal memainkan mereka,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang