Tak Masuk Timnas, Teja Paku Alam Justru Samai Rekor Cleansheet Liga Indonesia
Persib Bandung meraih kemenangan saat menghadapi Persik Kediri di laga Super League 2025-2026, Senin (9/3/2026) dengan skor 3-0.
Hasil tersebut tidak hanya memberi tambahan tiga poin bagi Persib, melainkan juga menambah catatan nirbobol kiper Teja Paku Alam.
Penjaga gawang berusia 31 tahun itu kembali menjaga gawang Persib tanpa kebobolan.
Catatan tersebut membuat jumlah clean sheet milik Teja Paku Alam bertambah pada musim ini.
Teja kini sudah mencatat 15 clean sheet dari 22 pertandingan di Super League 2025-2026.
Data dari Transfermarkt menunjukkan persentase nirbobolnya mencapai 68,2 persen.
Catatan tersebut membuat Teja menjadi salah satu kiper dengan performa konsisten sepanjang musim ini.
Samai Rekor Clean Sheet Liga Indonesia
Jumlah 15 clean sheet menyamai rekor terbanyak dalam satu musim Liga Indonesia sejak 2017.
Catatan tersebut sebelumnya dicapai kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa.
Pada musim 2022-2023, Andritany mencatat 15 pertandingan tanpa kebobolan.
Rekor itu menjadi salah satu pencapaian tertinggi bagi penjaga gawang di kompetisi domestik.
Teja masih memiliki peluang untuk melewati catatan tersebut.
Persib Bandung masih menyisakan sekitar 10 pertandingan hingga akhir musim Super League 2025-2026.
Penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam tentang harapan kembali memperkuat Timnas Indonesia di usia kepala tiga.
Teja Paku Alam juga sempat menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya bersama Persib.
Ia menilai catatan tersebut lahir dari kerja sama seluruh pemain.
“Alhamdulillah senang, ya ini berkat pemain lain juga kan berkontribusi. Jadi ya enggak sendiri,” kata Teja beberapa waktu lalu.
“Pastinya kita akan selalu berbenah, mudah-mudahan kita juga bisa melakukan clean sheet lagi dan lagi untuk ke depannya."
"Saya berharap semoga kita bisa semakin kompak ke depannya,” tambahnya.
Persaingan Kiper di Super League
Teja Paku Alam juga memimpin daftar clean sheet di Super League musim ini. Catatannya terpaut cukup jauh dari beberapa kiper lain.
Kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, baru mencatat sembilan clean sheet.
Sementara Aqil Savik dan Cahya Supriadi masing-masing memiliki delapan clean sheet.
Dua nama lain, Nadeo Argawinata dan Ernando Ari, juga mencatat delapan dan tujuh clean sheet.
Ketiga kiper terakhir masuk daftar panggilan timnas Indonesia pada era pelatih John Herdman.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pernah menjelaskan arah regenerasi posisi penjaga gawang di timnas Indonesia.
"Dia (Emil Audero) sudah berpengalaman di Liga Italia, artinya kita punya dua kiper yang kokoh (bersama Maarten Paes)," ujar Erick.
"Di kiper ketiga kita prioritaskan kiper muda sehingga bisa belajar kepada senior-seniornya nanti," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang