PSSI Ungkap Alasan Elkan Baggott Menepi dari Timnas Indonesia
Kabar merenggangnya hubungan Elkan Baggott dan Timnas Indonesia mendapat sorotan dari Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
Arya Sinulingga menjawab tudingan publik yang menilai Elkan Baggott telah menolak panggilan membela Timnas indonesia dalam dua tahun terakhir.
Menurutnya, masalah utama Elkan Baggott yang tidak aktif membela Timnas Indonesia berasal dari keputusan pribadi pemain tersebut.
Sejak bergabung dengan Timnas Indonesia pada tahun 2021, Elkan Baggott menjadi sorotan bagi penggemar sepak bola tanah air, mengingat perannya yang krusial di lini belakang skuad Garuda.
Namun, posisinya kini semakin tergeser usai PSSI secara intens melakukan naturalisasi pemain-pemain baru di posisi yang biasanya dihuni oleh Elkan Baggott.
Sejauh ini, Timnas Indonesia sudah memiliki sederet pemain belakang dengan reputasi yang cukup baik di Eropa seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks.
Dua Tahun Tak Bela Timnas Indonesia
Kali terakhir Elkan terakhir mendapatkan panggilan resmi yaitu saat Timnas U23 Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong akan menghadapi Guinea untuk laga play-off Olimpiade 2024 pada Mei 2024.
alih menerima panggilan tersebut, Elkan justru memilih berlibur di Maladewa. Sejak saat itu, ia tidak pernah kembali berseragam Timnas Indonesia.
Sementara itu, kali terakhir pemain Ipswich Town ini bermain untuk Timnas Indonesia yaitu di Piala Asia 2023 Qatar pada Januari 2024.
Meskipun telah terjadi pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, Elkan Baggott masih belum terlihat lagi membela Merah Putih.
Namun, kehadiran John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia memunculkan spekulasi akan kembalinya sang pemain ke skuad Garuda.
Pelatih timnas Indonesia asal Inggris John Herdman saat mengunjungi Bali United Training Center di kawasan Pantai Purnama Gianyar, Bali, Rabu (28/1/2026) sore.
Alasan Elkan Baggott Menepi dari Timnas Indonesia
Terlepas dari berbagai rumor yang beredar, Arya Sinulingga mengatakan jika keputusan Elkan Baggott bergabung dengan Timnas Indonesia ada di tangan sang pemain.
Meski John Herdman memegang kendali penuh, pada akhirnya Baggott yang dianggap bisa menentukan nasibnya di skuad Garuda.
"Sebenarnya bukan di pelatih, di pemain saat itu," kata Arya Sinulingga dikutip dari BolaSport.com.
Arya mengatakan jika pilihan untuk fokus pada klub adalah keputusan Elkan sendiri, meski peluang untuk kembali ke Timnas Indonesia masih terbuka tergantung pada kebutuhan taktis pelatih.
Arya juga menambahkan bahwa saat ini banyak pemain yang tersedia di posisi bek, sehingga John Herdman tidak perlu terlalu khawatir untuk FIFA Series 2026 mendatang.
"Dia lebih fokus ke klub saat itu. Jadi, ini belum tahu, sesuai kebutuhan saja," ujarnya.
Ketika ditanya lebih lanjut tentang masalah yang mungkin timbul dari pelatih, Arya dengan tegas menampik dan menyebut berasal dari Elkan.
"Di Elkan-nya. Tidak (dari pelatih)," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang