Nova Arianto Tempa Mental Bertanding Timnas U20 Indonesia

Bulan Ramadhan tidak mengendurkan persiapan Timnas U20 Indonesia. Di tengah kewajiban menjalankan ibadah puasa, tim tetap menjalani pemusatan latihan di Surabaya.
Pemusatan latihan Timnas U20 Indonesia digelar di Surabaya, Jawa Timur, mulai 2 hingga 15 Maret 2026.
Program latihan selama bulan Ramadhan pun sudah dirancang secara khusus oleh tim pelatih.
“Ramadhan kami membuat program memang di malam hari karena dari pagi sampai sore mereka berpuasa."
"Tetapi memang sebelum berpuasa mereka melakukan sesi gym di hotel dan malamnya kami buat latihan,” ujar pelatih Timnas U20 Indonesia, Nova Arianto, kepada jurnalis termasuk Kompas.com.
Dengan pola ini, tim pelatih berharap kondisi kebugaran pemain tetap terjaga tanpa mengganggu ibadah puasa yang dijalankan.
Kini 25 dari 28 pemain yang dipanggil sudah menjalankan latihan rutin di Stadion Gelora 10 November pada malam hari.
Adapun tiga pemain dari Persebaya Surabaya masih diberikan izin bergabung dengan klub untuk menyelesaikan kompetisi.
“Ada izin dari Persebaya yang meminta tiga pemain untuk bergabung dengan Persebaya. Mereka saya izinkan karena sekali lagi itu kesempatan yang baik bagi pemain untuk bisa bermain di kompetisi,” tutur pelatih asal Semarang itu.
Nova Arianto menilai pengalaman bertanding di level klub tetap penting bagi perkembangan pemain muda tersebut.
Kombinasi Pemain Berpengalaman dan Talenta Baru
Seperti diketahui pemain yang dipanggil dalam pemusatan latihan Timnas U20 ini merupakan perpaduan antara pemain dari kompetisi domestik, akademi sepak bola, serta beberapa pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas U17 Indonesia sebelumnya.
Sebagian dari mereka pernah merasakan atmosfer kompetisi internasional ketika membela Indonesia di ajang kelompok usia.
“Ini dari U17 kemarin ada berapa yang naik ke U20. Saat ini ada 6–7 orang," kata Nova Arianto.
"Tapi kita masih menunggu karena pemain-pemain yang ada di luar seperti Mathew Baker, Lukas Lee, Ammar (Brkic), dan Welber Jardim belum bisa hadir. Tetapi mereka menjadi salah satu bagian yang akan bergabung,” imbuhnya.
Kehadiran pemain-pemain tersebut diharapkan mampu memperkuat struktur tim sekaligus meningkatkan persaingan sehat di dalam skuad.
Dalam daftar pemain yang dipanggil, terdapat pula satu pemain diaspora yang ikut mengikuti program pemusatan latihan bersama tim.
“Ada satu, Theo (Leeming), dan dia bermain di U20,” kata mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu.
Meski berasal dari latar belakang kompetisi yang berbeda, ia menilai kualitas pemain yang mengikuti pemusatan latihan sejauh ini cukup menjanjikan.
“Kalau dari segi kualitas saya pikir tidak ada masalah dan memang ada beberapa yang harus diperbaiki dan saya pikir mereka akan berjalan,” sambungnya.
Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.
Mental Bertanding Jadi Fokus Pembinaan
Dalam pemusatan latihan ini selain peningkatan kualitas teknik dan taktik, Nova Arianto menaruh perhatian besar pada aspek mental para pemain muda. Ia menilai mental bertanding menjadi faktor penting bagi pemain yang ingin bersaing di level internasional.
Menurutnya, pemain yang lebih senior dalam kelompok usia ini umumnya sudah memiliki pengalaman yang lebih matang ketika menghadapi tekanan pertandingan.
“Secara umur memang mereka berbeda tetapi saya lihat dari pemain dari yang kelahiran lebih tua di 2007, secara mental bertandingnya dalam menghadapi pertandingan internasional itu yang mereka sangat dibutuhkan. Itu yang masih saya belum lihat dari mereka yang lain,” tuturnya.
Karena itu, pemusatan latihan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan mental pemain agar lebih percaya diri ketika tampil di panggung internasional.
Tim dijadwalkan tampil pada ASEAN Championship 2026 yang berlangsung pada 11–14 Juni mendatang. Setelah itu, mereka juga akan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U20 2027 yang digelar pada 29 Agustus hingga 6 September.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang