Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Riono Asnan Tutup Usia
Legenda Timnas Indonesia, Riono Asnan, meninggal dunia pada Rabu (4/3/2026).
PSSI mengabarkan kabar meninggalnya Riono Asnan melalui media sosial. Riono Asnan bukan nama asing di sepak bola nasional.
Riono Asnan lahir pada 15 Januari 1958 di Surabaya. Ia tercatat memperkuat Timnas Indonesia pada 1979-1983.
Selain itu, Riono Asnan tergabung dalam skuad Persebaya Surabaya untuk ajang Piala Soeratin 1979.
Penampilan Persebaya di Piala Soeratin 1979 rupanya mencapai babak final. Di partai puncak, Riono Asnan bermain starter sebagai bek.
Riwayat Karier Riono Asnan
Riono Asnan dan Persebaya cukup identik. Hal ini tak lepas dari kutipan terkenal yang pernah ia keluarkan, yaitu "Darahku Ijo".
Meski begitu, Riono Asnan lantas pergi dari Persebaya. Ia pindah ke Niac Mitra, salah satu klub Galatama, selama dua musim.
Pada 1980-1982, Riono memperkuat Tunas Inti. Hal ini membuat Riono dipanggil Timnas Indonesia untuk ajang SEA Games 1981.
Riono Asnan juga masuk dalam skuad Timnas Indonesia asuhan Endang Witarsa di ajang Pra Piala Dunia 1982.
Akhir Karier Riono Asnan
Riono Asnan membela tim BPD Jateng jelang dirinya gantung sepatu dari sepak bola.
Di BPD Jateng, ia mulai mereguk ilmu kepelatihan karena berperan sebagai pemain sekaligus asisten pelatih. Ia membantu Joko Malis, pelatih BPD Jateng saat itu.
Usai pensiun, Riono Asanan tercatat pernah menangani beberapa klub, antara lain Persebaya, PSIS Semarang, Persijap Jepara, Persiku Kudus, Persik Kediri, dan terakhir Persid Jember.
Kini, di tengah bulan Ramadhan 2026, Riono Asnan menghembuskan napas terakhirnya di usia 68 tahun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang