Apakah THR ASN Akan Cair Pekan Ini? Ini Jawaban Menkeu Purbaya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan proses pencairan tunjangan hari raya (THR) tahun 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri masih dalam proses penyusunan Peraturan Pemerintah (PP).
Namun, kepastian waktu pencairan THR nantinya bakal diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto, bukan olehnya.
“Itu (aturan) sedang diproses, bentar lagi keluar. Tapi bukan kami yang mengumumkan, nanti Presiden yang mengumumkan,” katanya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin.
Dilansir dari Antara, Purbaya hanya memastikan bahwa dana untuk THR ASN, TNI, dan Polri sudah siap untuk dicairkan.
“(Aturan) Kan sedang diproses. Nanti begitu Presiden pulang mungkin dia akan umumkan. Tapi dananya sudah siap,” ujar dia.
Apakah THR cair pekan ini?
Diberitakan sebelumnya, Menkeu Purbaya sempat mengatakan bahwa THR bagi ASN, TNI, dan Polri akan mulai disalurkan pada pekan pertama Ramadhan.
“(Pencairan THR) Minggu pertama puasa,” kata Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Namun saat dikonfirmasi apakah pencairan THR bakal dimulai pada pekan ini, Menkeu hanya menjawab bahwa itu kewenangan presiden.
“Terserah Presiden,” ujarnya singkat.
Purbaya tidak merinci lebih lanjut terkait tanggal pasti pencairan THR bagi ASN dan TNI/Polri. Dirinya hanya menyebut penyaluran tunjangan lebaran itu bakal dimulai dalam waktu dekat.
“Bentar lagi,” ujar dia menambahkan.
Diketahui, pemerintah sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 55 triliun untuk THR ASN dan TNI/Polri.
Nilai itu terungkap dalam paparan Menkeu Purbaya pada acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).
“Ada pasti nanti (pencairan THR ASN). Tapi, saya tidak tau tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan udah bisa kita salurkan,” kata Purbaya.
Proyeksi belanja pemerintah pada triwulan I 2026 sendiri mencapai Rp 809 triliun, di mana anggaran untuk THR bagi ASN, TNI, dan Polri termasuk di antaranya.
Rinciannya, pemerintah mengalokasikan percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 62 triliun, anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera Rp 6 triliun, serta paket stimulus Rp 13 triliun.
Purbaya menegaskan bahwa belanja pemerintah pada triwulan I 2026 dijalankan secara tepat waktu guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan. Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 akan berlanjut hingga 2026.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang