Terpopuler: Media Asing Ragukan Timnas Indonesia Juara AFF, Tribun Selatan GBLA Ditutup Imbas Kericuhan
Dunia si kulit bundar tengah diramaikan oleh berbagai isu hangat yang menjadi sorotan terpopuler sepanjang Minggu, 22 Februari 2026. Nama kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mendominasi pembicaraan setelah tampil kokoh bersama Sassuolo hingga membuat media Italia 'angkat topi', bahkan aksi gemilangnya memicu akun resmi Serie A menyentil isu nasionalisme yang viral di media sosial.
Sementara itu, dari kancah internasional, debut Lionel Messi di musim baru MLS berakhir antiklimaks, berbarengan dengan sanksi tegas manajemen Persib Bandung akibat kericuhan suporter di GBLA serta keraguan media Vietnam terhadap peluang juara Skuad Garuda di Piala AFF mendatang.
Berikut 5 artikel terpopuler VIVA.co.id di kanal Bola sepanjang Minggu, 22 Februari 2026:
5. Media Italia Sampai Angkat Topi Lihat Penampilan Jay Idzes
Bek Timnas Indonesia dan Sassuolo Jay Idzes
Media Italia memberikan pujian kepada kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, setelah tampil solid membantu Sassuolo Calcio mengalahkan Hellas Verona FC 3-0 pada pekan ke-26 Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium, Sabtu 21 Februari 2026 dini hari WIB.
Penampilan disiplin Idzes dinilai menjadi faktor penting di balik clean sheet Sassuolo dalam laga tersebut.
Tiga gol kemenangan Neroverdi dicetak Andrea Pinamonti pada menit ke-40 serta Domenico Berardi pada menit ke-44 dan 62. Namun, selain produktivitas lini depan, kokohnya pertahanan Sassuolo turut menjadi sorotan.
Media Italia, Sassuolo News, secara khusus menilai kontribusi Idzes dalam laporan pascalaga. Bek berusia 25 tahun itu disebut membangun “tembok pertahanan” dengan memblokir sejumlah upaya serangan lawan.
“Bek asal Indonesia Jay Idzes membangun tembok pertahanan, memblokir upaya (Kieron) Bowie dan rekan-rekannya serta berkontribusi kepada clean sheet Sassuolo,” tulis Sassuolo News.
4. Messi Melempem di Laga Perdana MLS, Inter Miami Dibantai LAFC 0-3
Bintang Inter Miami, Lionel Messi sedih
Harapan tinggi yang mengiringi langkah Lionel Messi bersama Inter Miami di laga pembuka Major League Soccer musim ini justru berujung pahit. Bermain di markas Los Angeles FC pada Minggu pagi WIB, tim tamu harus menelan kekalahan telak 0-3 dalam pertandingan yang memperlihatkan tumpulnya lini serang mereka.
Sejak peluit awal, tuan rumah tampil lebih percaya diri. Denis Bouanga langsung mengancam pada menit ke-6 lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti, namun kiper Inter Miami mampu menepisnya. Winger asal Gabon itu terus menjadi sumber bahaya lewat beberapa percobaan berikutnya yang memaksa lini belakang Miami bekerja ekstra.
Inter Miami sempat memberi respons. Pada menit ke-21, Messi mengirim umpan terobosan matang kepada Germán Berterame yang langsung melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun refleks cepat Hugo Lloris menjaga skor tetap imbang. Pertandingan sempat terhenti beberapa saat akibat cedera pemain Miami, sebelum kembali berjalan dengan tempo tinggi.
Momentum berubah menjelang turun minum. Kesalahan kehilangan bola di lini tengah membuat Son Heung-min merebut penguasaan dan segera mengirim umpan terukur kepada David Martínez. Tanpa ragu, Martínez menuntaskan peluang itu menjadi gol pembuka LAFC pada menit ke-37. Miami mencoba membalas lewat tembakan jarak jauh Messi, tetapi bola hanya melintas tipis di samping tiang.
Memasuki babak kedua, Inter Miami meningkatkan intensitas serangan. Messi kembali memperoleh kesempatan di menit ke-50 melalui sepakan kaki kiri di dalam kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar. Serangkaian upaya dari Mateo Silvetti hingga Facundo Mura juga gagal menembus disiplin pertahanan LAFC.
3. Tribun Selatan GBLA Ditutup Imbas Kericuhan, Persib Ambil Langkah Tegas
Suporter Persib, Bobotoh Nyalakan Flare di Stadion GBLA
Euforia sepak bola Asia yang semestinya menjadi panggung kebanggaan justru meninggalkan catatan pahit bagi Persib Bandung. Manajemen klub berjuluk Maung Bandung itu resmi menutup sementara tribun selatan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menyusul kericuhan yang terjadi saat laga melawan Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026 lalu.
Keputusan tegas tersebut mulai diberlakukan pada pertandingan kontra Persita Tangerang, Minggu 22 Februari 2026, dan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan. Selain tribun selatan, area VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E juga ikut ditutup.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan langkah ini diambil sebagai respons serius atas sejumlah insiden yang terjadi di stadion. Ia menyebut ada aksi pemanjatan pagar pembatas tribun, pelemparan benda, penyalaan petasan, hingga suporter yang masuk ke lapangan.
“Agar kejadian serupa tidak terulang, kami memutuskan untuk menutup sementara tribun selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E,” kata Adhitia dalam keterangan resmi di Bandung, Minggu 22 Februari 2026.
Menurutnya, pertandingan di kompetisi Asia menghadirkan ekspektasi besar dari seluruh elemen pendukung. Atmosfer yang sangat emosional itu diakui memicu keterlibatan tinggi suporter, namun tindakan yang membahayakan tetap tidak bisa ditoleransi.
2. Sentil Alumni LPDP Tyas, Serie A: Jay Idzes Aja Bangga Jadi WNI
Jay Idzes, Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia
Perbincangan soal kewarganegaraan kembali ramai di media sosial setelah influencer Dwi Sasetyaningtyas mengumumkan anak-anaknya kini berstatus warga negara Inggris. Unggahan tersebut memicu polemik karena pernyataannya dinilai sebagian warganet terkesan merendahkan status warga negara Indonesia (WNI), hingga akhirnya mendapat respons dari LPDP hingga akun resmi Serie A.
Melalui unggahan pribadinya, Tyas, sapaan akrabnya, memperlihatkan dokumen resmi dari otoritas Inggris yang menyatakan anak-anaknya sah menjadi warga negara Inggris berdasarkan ketentuan kelahiran. Ia menyebut keputusan itu diambil demi masa depan anak-anaknya.
“Dunia terlihat tidak adil tapi cukup aku saja yang WNI,” tulis Tyas.
Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi di media sosial. Status Tyas sebagai alumni program beasiswa LPDP turut menjadi sorotan, sehingga diskusi berkembang ke isu identitas dan nasionalisme. Di tengah polemik itu, akun resmi Serie A di platform X ikut berkomentar. Liga Italia itu menyinggung salah satu pemain Timnas Indonesia yang berkarier di kompetisi tersebut.
Jay Idzes merupakan peain naturalisasi Timnas Indonesia yang didatangkan untuk mebantu tim di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia. Pemain 25 tahun itu resmi diabil sumpah sebagai WNI pada 28 Desember 2023.
1. Media Asing Ragukan Timnas Indonesia Juara Piala AFF Meski Panggil Pemain Naturalisasi
Skuad Timnas Indonesia di matchday 7 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Media asing asal Vietnam meragukan peluang Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2026 pada Juli-Agustus mendatang meski diperkuat pemain naturalisasi dari Eropa. Media Vietnam, BTV, menilai kehadiran pemain naturalisasi belum tentu membuat Indonesia lebih kuat dibanding Vietnam pada edisi kali ini.
“Sekalipun Timnas Indonesia dapat menurunkan sejumlah pemain naturalisasi yang kembali dari Eropa di ASEAN Cup (AFF) pada bulan Juli dan Agustus, mereka belum tentu dianggap lebih kuat daripada Vietnam,” tulis media itu Minggu, 22 Februari 2026.
Mereka juga membandingkan situasi saat ini dengan pertemuan kedua tim pada akhir 2023 hingga awal 2024. Saat itu, Vietnam kalah dalam tiga pertandingan melawan Indonesia pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan Piala Asia 2023.
Menurut mereka, kondisi Vietnam kini berbeda setelah pergantian pelatih. Di bawah asuhan Kim Sang-sik, Vietnam disebut tampil lebih stabil dan mampu meraih sejumlah gelar turnamen regional dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, Timnas Indonesia kini berada dalam fase baru bersama John Herdman. Kehadiran pemain naturalisasi dari Eropa kerap menjadi sorotan karena dianggap menambah kekuatan skuad Garuda. Namun, mereka menilai belum tentu seluruh pemain naturalisasi Indonesia bisa tampil pada Piala AFF 2026 seperti saat Skuad Garuda mengalahkan Vietnam di dua leg, putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2024 lalu.