Bikin Geram! Jeffrey Epstein Menolak Disebut ‘Iblis’, Klaim Hanya Pelaku Kejahatan Seksual Tingkat Rendah

Jeffrey Epstein
Jeffrey Epstein

Kasus skandal kejahatan seksual yang melibatkan Jeffrey Epstein terus menjadi sorotan dunia, terutama karena menyeret sejumlah nama dari kalangan elite politik dan pebisnis global.

Perhatian publik semakin menguat setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) merilis sekitar 3 juta dokumen terkait Epstein pada akhir Januari lalu. Bersamaan dengan perilisan dokumen tersebut, DOJ juga mengungkap rekaman perbincangan antara terpidana Jeffrey Epstein dan mantan Kepala Strategi Gedung Putih era Donald Trump, Steve Bannon.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang diambil sebelum dirinya meninggal di tahun 2019 itu, Epstein dengan santai menyebut dirinya sebagai predator seksual ‘tier satu’. Dijelaskannya lebih lanjut tier satu ini merujuk pada tingkat paling rendah dalam hal penyimpangan yang dilakukannya.

Jawaban ini bermula saat Bannon mencecar Epstein dengan pertanyaan terkait dengan kekayaannya yang berasal dari pengelolaan ‘uang kotor’. Dicecar dengan pertanyaan yang menyinggung, Epstein dengan tegas dia membantahnya dan menyebut uang tersebut didapatkannya melalui usahanya sendiri.

“Tidak,” kata Epstein dikutip dari laman New York Post, Kamis 12 Februari 2026.

“Anda mendapatkannya dengan memberi nasihat kepada orang-orang terburuk di dunia, yang melakukan banyak hal buruk, dan itu semua demi menghasilkan lebih banyak uang,”sahut Bannon

“Etika selalu menjadi hal yang rumit,” balas Epstein.

Epstein kemudian berbicara panjang lebar tentang sumbangan dana untuk program vaksinasi polio di negara-negara berkembang.

“Daripada bertanya kepada saya apakah uang itu seharusnya diberikan kepada anak-anak ini untuk vaksin, mungkin Anda sebaiknya bertanya kepada para ibu mereka yang menerima vaksin itu, yang tahu anak mereka kini tidak akan terkena polio dan tanyakan apakah Epstein seharusnya membantu mereka dengan uangnya,” balas Epstein.

Bonnon juga kembali mencecar Epstein dengan pertanyaan terkait dengan uang.

“Menurut Anda, berapa persen orang yang akan berkata, ‘Saya tidak peduli, saya ingin uang itu untuk anak-anak saya’?,” tanya Bannon.

“Saya kira semua orang akan berkata, ‘Saya ingin uang itu untuk anak-anak saya.’ Bahkan jika Anda memberi tahu mereka bahwa iblis sendiri berkata, ‘Saya akan menukar sejumlah dolar demi nyawa anak Anda,” jawab Epstein.

Bannon kemudian menyela dan menanyakan tentang kepribadian Epstein yang selayaknya iblis. Namun dengan santai, Epstein menjawab dirinya bukanlah iblis.

“Apakah Anda merasa diri Anda adalah iblis itu?” tanya Bannon.

“Tidak, tapi saya punya cermin yang bagus,” sindir Epstein.

“Ini pertanyaan yang serius. Apakah Anda merasa diri Anda adalah iblis?” tegas Bannon.

“Saya tidak tau kenapa Anda bertanya demikian?,” tanya Epstein.

“Karena Anda punya semua atribut, kau luar biasa pintar. Kau ingat iblis itu pintar?,” sahut Bannon.

Dalam wawancara selama dua jam itu juga, Epstein menyebut dirinya merupakan predator seksual tier 1 yang diasosiasikan sebagai tingkat paling rendah dalam hal penyimpangan yang dilakukannya.

“Apakah kamu kelas 3 predator seksual?,” tanya Bannon.

“tier 1,” jawab Epstein santai.

“Kamu bilang tingkatanmu tier 1. Tier 1 itu maskudmu paling tinggi dan paling buruk?,” tanya Bannon lagi.

“Tidak. Saya bilang saya paling rendah. Saya paling rendah,” kata Epstein.

“Oke tier 1 kamu paling rendah, tapi kejahatanmu?,” tanya Bannon.

“Iya paling tinggi,” sahut Epstein.

Sebagai informasi, belum jelas kapan wawancara tersebut direkam. Namun, dari penampilan Epstein, rekaman itu diduga dibuat tidak lama sebelum penangkapannya oleh penyidik federal pada Juli 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut merupakan satu dari 2.000 rekaman yang dirilis pemerintahan Trump pada Jumat. Selain itu, turut dibuka hingga 3,5 juta halaman dokumen dan 180.000 gambar, sesuai dengan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein yang ditandatangani Trump pada November lalu.