Kronologi Istri Fiersa Besari Ditabrak Mobil di Gambir, Sikap Pelaku Bikin Geram!
Perjalanan liburan Fiersa Besari bersama keluarga berubah menjadi peristiwa menegangkan sesaat setelah tiba di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Sang istri, Aqia, menjadi korban kecelakaan ketika ditabrak mobil dari belakang saat hendak menurunkan barang bawaan.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu pagi 3 Januari 2026, ketika Fiersa, istri, anak, dan manajernya baru tiba di Gambir usai manggung dan bersiap menuju Yogyakarta. Momen itu dibagikan langsung oleh Fiersa melalui akun Instagram pribadinya. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
“Maka berangkatlah kami pagi ini dari Jiexpo ke Gambir pakai taksi. Tiba di Gambir, Aqia baru nurunin bagasi dan saya gendong Kinasih yang masih tidur, tiba-tiba…,” tulis Fiersa di Instagram Story, dikutip Minggu 4 Januari 2026.
Tanpa disangka, Aqia dan manajer Fiersa, Ubay, yang tengah mengambil koper di bagasi justru tertabrak kendaraan dari belakang. Situasi semakin berbahaya ketika pengemudi mobil tersebut kembali memajukan kendaraannya.
“Aqia dan Ubay yang sedang ambil koper di bagasi, ditabrak dari belakang dan menjadikan keduanya tergencet antara mobil. Ubay bisa lepas ke samping. Aqia tidak,” lanjut musisi asal Bandung itu.

Penabrak Meremehkan, Fiersa Emosi
Fiersa mengungkapkan, pengemudi mobil tersebut merupakan pria lanjut usia. Respons sang pengemudi setelah kejadian justru membuat emosinya memuncak karena dianggap meremehkan kondisi Aqia.
“Reaksi pertama saya adalah marah besar. Tapi lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang, paling keseleo. Terus mau kasih Rp200 ribu untuk damai,” jelas Fiersa.
Menurut Fiersa, kemarahannya bukan soal nominal uang, melainkan sikap tidak bertanggung jawab yang ditunjukkan oleh pelaku. Peristiwa itu sempat dilaporkan ke pihak berwajib, namun Aqia memilih tidak memperpanjang proses hukum demi menghindari kerumitan prosedur.
“Bapak penabrak sudah diproses. Aqia tidak mau memperpanjang pelaporan (karena akan melibatkan penyitaan kendaraan, dan proses ke depannya mungkin harus siap bolak-balik). Akhirnya bapak penabrak dijatuhkan sanksi tilang dan penahanan STNK,” lanjutnya.
Kondisi Aqia Pasca Kejadian
Usai kejadian, Aqia langsung mendapatkan penanganan awal di Pos Kesehatan KAI Gambir sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lanjutan. Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ada cedera serius pada tulangnya.
“Alhamdulillah, hasil rontgen menunjukkan tidak ada retak atau patah tulang. Jadi tidak perlu rawat inap atau operasi. Hanya beberapa hari ke depan kemungkinan akan terjadi pembengkakan akibat trauma pada otot,” ujar Fiersa.
Meski tidak mengalami patah tulang, kondisi Aqia masih membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat. Ia harus menggunakan penyangga kaki karena rasa nyeri yang masih terasa saat bergerak.
“Kaki Aqia masih sakit ketika digerakkan sampai harus pakai penyangga dulu. Waktu pemulihannya ternyata lama. Prediksi dokter 3 sampai 6 minggu sampai kembali pulih,” tambahnya.
Fiersa menyadari masa pemulihan tersebut akan menjadi tantangan tersendiri bagi sang istri, terlebih Aqia tengah aktif berolahraga sebelum kejadian nahas itu menimpa.