Jeffrey Epstein Pesan 6 Drum Asam Sulfat Benarkah Untuk Lancarkan Aksi Kejahatannya?
Dokumen terbaru yang ditemukan dalam berkas Epstein kembali menarik perhatian publik. Dalam 3 juta dokumen terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ) terungkap adanya pembelian 330 galon asam sulfat oleh terpidana kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Sebuah kuitansi, beserta sejumlah email yang termasuk dalam jutaan dokumen yang dirilis pada 30 Januari, menunjukkan bahwa enam drum asam sulfat berkapasitas masing-masing 55 galon dikirim ke Little St. James (LSJ), pulau pribadi Jeffrey Epstein yang terkenal pada 12 Juni 2018 lalu. Dokumen terbaru ini semakin menarik sebab proses pembelian asam sulfat itu bertepatan dengan dimulainya penyelidikan federal terkait aktivitas perdagangan seksnya.
”6 drum asam sulfat 55 galon beserta biaya bahan bakar dan asuransi pengangkutan; material untuk probe konduktivitas; pengganti pH dan kabel – instalasi RO – LSJ,” seperti dilaporkan oleh media Daily Mail seperti diberitakan ulang oleh News 18, dikutip Rabu 11 Februari 2026.
Meski begitu, email-email lain dalam berkas yang bertanggal sejak 2013 memicu berbagai spekulasi di media sosial. Banyak dari mereka curiga bahwa asam sulfat yang dibeli Epstein digunakan untuk kegiatan ilegal seperti menghancurkan barang bukti atau jasad manusia.
”Dalam salah satu email di berkas Epstein, mereka meminta 6 drum 55 galon asam sulfat. Setahu saya, itu biasanya dipakai untuk melarutkan tubuh,” asumsi pengguna media sosial.
Meski begitu, email-email lain dalam berkas yang bertanggal sejak 2013 memberikan penjelasan yang lebih masuk akal terkait keberadaan bahan kimia tersebut. Diduga, Epstein menggunakan asam sulfat untuk perawatan sistem pemurnian air Reverse Osmosis (RO) di pulau itu.
Asam sulfat memang lazim dipakai dalam pengolahan air untuk menyesuaikan tingkat pH, mengurangi kesadahan air, serta meningkatkan efektivitas bahan kimia lain dalam proses pemurnian. Artinya, keberadaan asam tersebut bisa saja berkaitan dengan kebutuhan pengelolaan air, bukan untuk aktivitas kriminal.
Di luar fungsinya dalam pengolahan air, dokumen-dokumen itu tidak menjelaskan alasan lain atas pembelian asam sulfat dalam jumlah besar tersebut, sehingga spekulasi pun masih terus bermunculan.