Ketua FFI Akhirnya Buka Suara Usai Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara Piala Asia 2026
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, menegaskan keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menjadi runner-up AFC Futsal 2026 bukan akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk berbenah lebih serius.
Meski gagal meraih gelar juara usai kalah dramatis dari Iran lewat adu penalti, Michael menilai pencapaian tersebut menjadi “bahan bakar” penting untuk membawa futsal Indonesia berbicara di level dunia.
“Tentu ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah. Inilah level dunia. Kalau kita ingin bicara futsal Indonesia ke level dunia, ya tantangan-tantangannya memang seperti ini,” ujar Michael.
Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Federasi Futsal Indonesia, mulai dari pembinaan, kompetisi, hingga peningkatan kualitas pendukung tim nasional. Namun, ia tetap optimistis dengan dukungan berbagai pihak.
“Kami optimis. Dengan dukungan pemerintah, Kemenpora, PSSI, dan seluruh ekosistem futsal, kami akan terus berbenah. Masih banyak PR yang harus kami kerjakan ke depan,” katanya.
Terkait hasil akhir turnamen, Michael menegaskan rasa bangganya terhadap perjuangan Mochammad Iqbal dan kawan-kawan. Ia menilai capaian runner-up justru menambah nilai prestasi Timnas Futsal Indonesia.
“Kami dari federasi sangat bangga. Tidak berkurang sedikit pun kebanggaan kami terhadap Timnas, justru bertambah berkali-kali lipat,” ucap pria berusia 34 tahun tersebut.
Michael juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para suporter yang konsisten memberikan dukungan, baik di Indonesia Arena maupun sejak fase-fase awal kompetisi.
“Kami sangat berterima kasih kepada para suporter yang terus mengawal perjuangan tim, bukan hanya di laga final, tetapi sejak awal dan bahkan dari kompetisi-kompetisi sebelumnya,” tuturnya.
Timnas Futsal Indonesia sendiri harus puas finis sebagai runner-up AFC Futsal 2026 setelah takluk dari Iran dalam adu penalti. Laga final berakhir imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu sebelum akhirnya Iran keluar sebagai juara di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026.