Uji Coba Lawan China, Nova Arianto Ingin Ukur Level Timnas Indonesia U-17
Pelatih Timnas Indonesia U 17, Nova Arianto, menyebut laga uji coba melawan Timnas China U-17 sebagai momen penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan Garuda Muda. Dua pertandingan persahabatan tersebut akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, masing-masing pada Minggu (8/2) dan Rabu (11/2).
Nova menegaskan, laga uji coba ini menjadi ajang evaluasi menyeluruh untuk melihat kekurangan tim, sebelum tongkat estafet pelatih kepala timnas U-17 diserahkan kepada Kurniawan Dwi Yulianto. Timnas U-17 sendiri tengah dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-17 2026.
“Di situ kita akan bisa melihat saat ini level tim ini ada di mana. Karena kalau kita lihat di EPA, saat ini mereka tampil cukup baik dan berada di posisi pertama,” kata Nova usai sesi latihan tim di Indomilk Arena dilansir dari ANTARA.
Namun, Nova menilai performa di kompetisi usia muda nasional tidak bisa dijadikan tolok ukur utama. Ia menekankan bahwa level dan intensitas pertandingan internasional akan sangat berbeda.
Suporter Timnas Indonesia U-17
“Tetapi saya pikir itu bukan menjadi sebuah jaminan, karena saya yakin secara intensitas dan kualitas pertandingannya juga akan berbeda. Dan pastinya pertandingan lawan China akan memberikan banyak pelajaran bagi pemain untuk dibawa ke AFF maupun Piala Asia nanti,” ujarnya.
Menjelang laga, Nova juga mengakui kualitas China U-17 berada di atas Indonesia. China merupakan salah satu kekuatan Asia yang pernah menjuarai Piala Asia U-17 sebanyak dua kali dan dinilai sudah sangat siap menghadapi uji coba ini.
“Kami sudah melihat video China, dan saya lihat China sebagai tim sudah sangat siap. Sebelum kualifikasi, mereka juga beberapa kali uji coba melawan Jepang. Jadi secara tim, China akan lebih diunggulkan karena sudah menjalani beberapa pertandingan internasional,” kata Nova, pelatih yang sebelumnya membawa Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 2025.
Nova menambahkan, laga melawan China akan menjadi pertandingan internasional pertama bagi mayoritas pemain muda Indonesia. Karena itu, ia meminta para pemain tampil tanpa beban dan menikmati pertandingan.
“Pastinya ini akan sangat berbeda karena besok menjadi pertandingan internasional pertama bagi pemain-pemain muda ini. Harapannya mereka tidak canggung dan bisa lebih enjoy agar tampil maksimal,” ujarnya.
Pada uji coba kali ini, timnas U-17 Indonesia diperkuat 28 pemain yang berasal dari berbagai klub Liga Indonesia, pemain akademi, hingga pemain yang merumput di luar negeri. Dari seluruh pemain tersebut, Mierza Firjatullah menjadi sosok yang paling berpengalaman.
Mierza sebelumnya merupakan bagian dari skuad timnas U-17 pada Piala Asia U-17 2025 dan Piala Dunia U-17 2025. Nova berharap pengalaman tersebut bisa ditularkan kepada rekan-rekannya.
“Saya harap Mierza bisa menjadi panutan untuk yang lainnya. Apalagi dia sudah pernah tampil di Piala Dunia. Saya harap secara mental pemain bisa lebih kuat,” kata Nova.
Menurut Nova, perbedaan intensitas dan level permainan di ajang internasional menjadi pelajaran berharga bagi para pemain muda. Ia berharap pengalaman Mierza dapat membantu tim tampil lebih percaya diri dan menikmati pertandingan.