Top 5+ Fakta Pembunuhan Balita dalam Karung di Cilacap, Pelaku Ternyata Tetangga Dekat

Warga Kelurahan Gunung Simping, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan jasad balita perempuan berinisial (4 tahun 10 bulan) dalam kondisi mengenaskan pada Jumat (30/1/2026) pagi.
Korban ditemukan di dalam karung setelah sebelumnya dilaporkan hilang. Pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku yang ternyata merupakan tetangga korban sendiri.
Berikut adalah 5 fakta mendalam terkait kasus pembunuhan balita di Cilacap:
1. Kronologi Hilangnya Korban: Berawal dari Pamit Beli Es
Tragedi ini bermula pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban terakhir kali terlihat bermain sepeda dan sempat kembali ke rumah untuk berpamitan kepada kakeknya.
“Korban sempat pulang ke rumah bertemu kakeknya bilang mau membeli es dan bermain kembali bersama temannya. Namun sampai sore tidak pulang,” ujar Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono di Mapolresta Cilacap, Jumat (30/1/2026).
Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian masif, bahkan mengumumkan kehilangan korban melalui pengeras suara masjid hingga larut malam.
2. Jasad Ditemukan dalam Karung di Dekat Kandang Burung
Setelah pencarian semalam suntuk, jasad korban ditemukan pada Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang warga di sebuah rumah kontrakan yang hanya berjarak 20 meter dari rumah korban.
"Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam di dalam karung berwarna putih," jelas Budi.
Jasad tersebut disembunyikan di sudut kamar mandi dekat septic tank dan ditutupi dengan asbes bekas di area belakang rumah dekat kandang burung dara untuk menyamarkan keberadaannya.
3. Pelaku Tetangga Sendiri dan Berpura-pura Ikut Mencari
Pelaku diketahui berinisial GR (20), seorang pengangguran yang tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama orang tuanya. Fakta menyakitkan diungkap oleh saksi mata bernama Novi, yang menyebut bahwa GR sempat berakting membantu warga mencari korban.
“Bapaknya juga ikut nyari ke sini, keliling-keliling. Semua berharap masih hidup. Semalam (pelaku) juga ikut nyari. Makanya nggak ada yang curiga," tutur Novi dengan suara bergetar.
4. Motif Nafsu Akibat Kecanduan Film Porno
Lokasi penemuan mayat balita perempuan terbungkus karung di Kota Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).
Berdasarkan pemeriksaan polisi, tindakan keji GR dipicu oleh dorongan nafsu setelah sering mengonsumsi konten negatif melalui ponselnya.“Motif tersangka melakukan perbuatan itu karena dorongan nafsu akibat sering menonton film porno melalui ponsel,” ungkap Kombes Budi Adhy Buono dalam konferensi pers, Sabtu (31/1/2026).
Niat jahat itu muncul saat GR melihat korban hendak bermain ke rumahnya untuk mencari adik pelaku.
Karena situasi rumah sedang sepi, pelaku membujuk korban masuk lalu melakukan tindakan kekerasan saat korban menolak dicabuli.
5. Pembunuhan Sadis dan Tindakan Asusila
Saat berada di dalam rumah, korban sempat menjerit dan menangis. Hal ini membuat pelaku panik dan nekat menghabisi nyawa bocah tersebut di kamar mandi.
“Korban digendong ke kamar mandi, sambil dibekap mulutnya, kepala korban dibenamkan ke dalam ember berisi air,” kata Budi.
Ironisnya, setelah memastikan korban tidak bernyawa dengan mengecek detak jantungnya, pelaku tetap melakukan aksi bejatnya sebelum akhirnya membungkus jasad korban dengan plastik dan karung.
Pelaku ditangkap di wilayah Bobotsari, Purbalingga, pada Jumat sore setelah sempat melarikan diri.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas. com dengan Judul
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang