Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK di Tangerang Tarik Perhatian Warga, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Extraction, Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK di Tangerang Tarik Perhatian Warga, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Pop Lisa BLACKPINK dipastikan menjalani proses syuting film laga internasional Extraction di Kota Tangerang.

Film Extraction diproduksi oleh sejumlah rumah produksi internasional, antara lain Big Punch Pictures, Nova Film, dan B&C.

Lokasi pengambilan gambar berada di Jalan KS Tubun, Koang Jaya, tepatnya di depan Bendungan Pasar Baru, pada Jumat (30/1/2026).

Area tersebut disiapkan khusus untuk kebutuhan produksi film bergenre action dan menarik perhatian warga sekitar.

Seiring kegiatan syuting, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Lokasi Syuting Dipenuhi Properti Film

Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh badan jalan sepanjang sekitar 300 meter dipenuhi properti pendukung film.

Sejumlah mobil bekas, ban bekas, bambu runcing, kotak kayu, hingga bebatuan tampak berserakan di area pengambilan gambar.

Beberapa marka jalan juga diganti dengan tulisan berhuruf Myanmar untuk menyesuaikan kebutuhan cerita.

Para kru terlihat sibuk menata lokasi agar sesuai dengan alur film.

Sebuah spanduk bertuliskan “Peoples power, peace for all, stop war” terpasang di pinggir area syuting, menguatkan nuansa adegan yang tengah dipersiapkan.

Warga Sekitar Antusias Melihat Lokasi Syuting Film

Jelang berlangsungnya kegiatan, warga sekitar tampak antusias menyaksikan persiapan syuting.

Salah satu warga, Dahlan, menyebut Kota Tangerang menjadi salah satu dari beberapa lokasi pengambilan gambar film garapan Lee Sang-Yong di Indonesia.

“Sebelumnya kan mereka ini juga ngambil gambar di Bandung, dan nanti setelah dari Tangerang ini ke Jakarta,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (30/1/2026).

Ia mengungkapkan, persiapan syuting di Tangerang telah dilakukan sejak Kamis (29/1/2026).

“Kalau syuting nya sih katanya besok, cuma gak tau jam berapa nya,” ungkapnya.

Menurut dia, selama tahap persiapan warga masih diperbolehkan melintas menuju arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Tapi kalau untuk besok sih, katanya boleh nonton asal jangan ngambil gambar,” pungkasnya.

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Selama Empat Hari

Sejumlah ruas jalan di Tangerang dialihkan selama empat hari, mulai 28 hingga 31 Januari 2026, guna mendukung kelancaran proses syuting.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota AKP Prapto Laksono mengatakan, pengalihan arus dilakukan di beberapa titik dan dibagi dalam dua sesi sesuai kebutuhan produksi film.

Pengalihan arus pada 30–31 Januari 2026 meliputi:

  • Arah Neglasari: Kendaraan dari Neglasari menuju Pintu Air 10 diarahkan lurus ke Rawa Kucing dan Sintanala.
  • Arah Bayur: Kendaraan dari Bayur menuju Pintu Air 10 dialihkan ke Jembatan Sangego dengan sistem contra flow.
  • Arah Cadas: Kendaraan dari Cadas menuju Pintu Air 10 dialihkan melalui Jembatan Jagal ke Jalan Benua.
  • Kendaraan dari Neglasari dibelokkan di simpang PUPR menuju Hotel Pakon.

Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung proses produksi film berskala internasional tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang