Karst Citatah Bandung Didatangi Lisa BLACKPINK, Ini Panduan Lengkap Menuju Lokasinya
Kawasan Karst Citatah di Kabupaten Bandung Barat mendadak menjadi sorotan publik setelah diketahui menjadi salah satu lokasi syuting film Netflix berjudul Extraction: Tygo.
Film kolaborasi internasional ini dibintangi oleh Lisa BLACKPINK, Ma Dong Seok, serta Lee Jin-uk, dan melibatkan sejumlah lokasi eksotis di Asia, termasuk Indonesia. Scroll lebih lanjut yuk!
Kehadiran nama besar dalam industri hiburan global tersebut otomatis mengangkat pamor Karst Citatah sebagai destinasi wisata alam berkelas dunia.
Antusiasme penggemar bermula dari unggahan Delon Tio, selaku co-produser film Tygo, yang memperlihatkan panorama gunung kapur dengan cahaya matahari keemasan menembus celah bebatuan.
Visual tersebut langsung viral di media sosial dan memicu rasa penasaran publik terkait lokasi pengambilan gambar. Secara administratif, kawasan Karst Citatah atau yang juga dikenal sebagai Stone Garden Citatah berada di Desa Masigit, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Karst Citatah merupakan salah satu kawasan geowisata unggulan di Indonesia. Lanskapnya didominasi formasi batu kapur berongga yang menyerupai terumbu karang, sehingga menghadirkan nuansa eksotis dan fotogenik. Kawasan ini juga dikenal sebagai Taman Batu Pasir Pawon dan menjadi bagian penting dari warisan geologi Jawa Barat.
Dari sisi sejarah alam, wilayah ini dulunya merupakan dasar laut pada era Miosen sekitar 20 hingga 30 juta tahun lalu. Aktivitas tektonik mengangkat endapan organisme laut ke permukaan, membentuk batuan kapur yang kini dapat disaksikan pengunjung.
Temuan fosil kerang dan karang memperkuat bukti ilmiah bahwa wilayah Bandung pernah berupa laut dangkal tropis. Tak hanya itu, kawasan ini juga menyimpan nilai arkeologis melalui keberadaan Gua Pawon yang berada di bawah Stone Garden.
Di lokasi tersebut ditemukan fosil manusia purba berusia ribuan tahun, lengkap dengan alat batu dan sisa aktivitas manusia prasejarah.
Kini, Karst Citatah tidak hanya berfungsi sebagai laboratorium alam bagi peneliti, tetapi juga menjadi destinasi wisata populer. Pemandangan matahari terbit dari puncak karst, jalur trekking ringan, hingga spot foto berlatar batuan purba menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, fotografer, hingga industri kreatif.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, Karst Citatah berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Bandung dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit menggunakan kendaraan pribadi melalui jalur Padalarang–Rajamandala.
Pengunjung yang menggunakan transportasi umum dapat naik kereta menuju Stasiun Padalarang, lalu melanjutkan perjalanan ke Desa Masigit.
Stone Garden Citatah biasanya buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB dengan harga tiket masuk sekitar Rp14.000 untuk wisatawan domestik dan Rp25.000 bagi wisatawan mancanegara. Biaya parkir kendaraan berkisar Rp5.000 hingga Rp7.000. Namun, kawasan ini sempat ditutup sementara sejak akhir Desember 2025 untuk keperluan produksi film.
Setelah proses produksi rampung, Karst Citatah dijadwalkan kembali dibuka untuk umum. Dengan daya tarik alam purba yang berpadu dengan sorotan industri film internasional, kawasan ini diprediksi akan semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.