Siapa Sangka, Donor Darah Bisa Tekan Peningkatan Risiko Penyakit Jantung
Donor darah diketahui bisa menyelamatkan manusia. Menurut Palang Merah Amerika (American Red Cross), satu kali donor darah dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa. Tidak hanya bermanfaat bagi penerimanya saja melainkan juga untuk pendonor itu sendiri.
Donor darah memiliki dampak positif bagi kesehatan mental dan fisik. Berdasarkan laporan dari Mental Health Foundation, membantu orang lain dapat mengurangi stress, meningkatkan kesejahteraan emosional, memberi manfaat bagi kesehatan fisik, dan membantu menghilangkan perasaan negatif, hingga menumbuhkan rasa kebersamaan dan mengurangi rasa terisolasi.
Sejumlah penelitian juga menemukan bukti tambahan mengenai manfaat kesehatan yang secara khusus berkaitan dengan donor darah termasuk dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Melansir laman Healthline, dalam sebuah studi tahun 2017 menunjukkan bahwa donor darah secara rutin justru berkaitan dengan menekan peningkatan risiko penyakit jantung, kemungkinan akibat kadar kolesterol yang kurang menguntungkan.
Namun, penelitian lain pada tahun 2013 menemukan bahwa donor darah secara teratur dapat menurunkan cadangan zat besi dalam tubuh. Penurunan kadar zat besi ini diduga dapat mengurangi risiko serangan jantung. Pasalnya, kadar zat besi yang terlalu tinggi dalam tubuh dipercaya dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Sebelumnya, donor darah rutin juga dianggap dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, studi pada tahun 2017 menyebutkan bahwa anggapan tersebut bisa menyesatkan dan tidak mencerminkan respons fisiologis tubuh yang sebenarnya.
Berkaitan dengan manfaat donor darah bagi kesehatan, baru-baru ini PT Finnet Indonesia (Finpay) menggelar kegiatan Donor Darah Karyawan. Digelar pada Rabu 28 Januari 2026, kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan dua dekade perjalanan perusahaan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini diikuti oleh karyawan Finnet dari berbagai unit kerja dengan partisipasi karyawan yang antusias sebanyak 132 orang. Melalui kegiatan donor darah, perusahaan berharap dapat berkontribusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan stok darah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepedulian dan berbagi terhadap sesama.
Ilustrasi donor darah
Kegiatan ini juga selaras dengan komitmen Finnet dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial. Aksi donor darah dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat, seiring dengan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.
Direktur Utama PT Finnet Indonesia (Finpay), Rakhmad Tunggal Afifuddin, mengatakan rangkaian kegiatan Dua Dekade Finnet dirancang agar memiliki makna yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami ingin menjadikan momen dua dekade ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga refleksi dan aksi nyata untuk berbagi. Donor darah merupakan bentuk kontribusi sederhana, namun memiliki dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini dapat terus menginspirasi Finneters untuk menumbuhkan semangat kepedulian,” ujar Rakhmad.
Melalui kegiatan donor darah dalam rangka Dua Dekade perjalanannya, perusahaan menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat.