Cek Risiko 14 Penyakit Kronis Lewat HP, Begini Cara Skrining BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan, cara skrining kesehatan bpjs kesehatan, cara skrining bpjs kesehatan, cara skrining kesehatan gratis 2025, Cek Risiko 14 Penyakit Kronis Lewat HP, Begini Cara Skrining BPJS Kesehatan, Cara Skrining Kesehatan BPJS, Hasil dan Rekomendasi, Tips Sebelum Skrining, Cara Mengisi Skrining Secara Online

Peserta BPJS Kesehatan kini bisa melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit kronis hanya lewat ponsel.

Layanan ini tersedia melalui fitur Skrining Riwayat Kesehatan yang dapat diakses di aplikasi Mobile JKN maupun situs resmi BPJS Kesehatan di https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining.

Melalui skrining ini, peserta dapat mengetahui potensi terkena 14 penyakit kronis, di antaranya diabetes melitus tipe 2, hipertensi, penyakit ginjal kronis, hingga jantung koroner.

Setiap peserta, termasuk anggota keluarga yang terdaftar, hanya bisa melakukan skrining satu kali dalam setahun.

Cara Skrining Kesehatan BPJS

Proses skrining dimulai dengan pengisian formulir berisi pertanyaan terkait riwayat kesehatan, termasuk data fisik.

  • Isi Berat dan Tinggi Badan
  • Berat badan (kg): tuliskan angka terkini, misalnya 65 atau 65.5.
  • Tinggi badan (cm): masukkan tinggi badan tanpa alas kaki, misalnya 170.
  • Perhitungan IMT Otomatis
  • Sistem akan langsung menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan rumus:

IMT = Berat Badan (kg) ÷ [Tinggi Badan (m)]²

Contoh: 65 ÷ (1,70)² = 22,49.

  • Interpretasi IMT

Kurus: < 18,5

Normal: 18,5 – 24,9

Gemuk: 25,0 – 29,9

Obesitas: ≥ 30,0

Contoh: IMT 22,49 = Normal.

Hasil dan Rekomendasi

Usai mengisi semua data, sistem akan memberikan hasil berupa kategori risiko rendah, sedang, atau tinggi untuk masing-masing penyakit. Peserta juga mendapat rekomendasi medis maupun gaya hidup sesuai kondisi.

BPJS Kesehatan menekankan pentingnya mengisi data dengan jujur, khususnya pada berat dan tinggi badan, agar hasil evaluasi benar-benar sesuai keadaan kesehatan.

Tips Sebelum Skrining

  1. Gunakan timbangan dan alat ukur tinggi badan yang akurat.
  2. Lakukan pengukuran tanpa alas kaki, jangan sekadar perkiraan.
  3. Pastikan semua data benar, karena skrining hanya bisa sekali dalam setahun.
  4. IMT serta interpretasinya akan muncul otomatis setelah data terisi.

Fitur ini merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan untuk memperkuat layanan pencegahan dan deteksi dini penyakit. Prosesnya singkat, hanya beberapa menit, dan hasilnya langsung bisa dilihat.

Cara Mengisi Skrining Secara Online

1. Via Aplikasi Mobile JKN

  • Buka aplikasi JKN Mobile dan login.
  • Pilih menu “Lainnya”, lalu klik “Skrining Riwayat Kesehatan”.
  • Tentukan anggota keluarga yang ingin disaring, kemudian klik “Pilih” dan “Setuju”.
  • Isi formulir dengan benar, klik “Selanjutnya”, dan hasil skrining akan muncul otomatis.

2. Via Website BPJS Kesehatan

  • Akses laman webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
  • Masukkan nomor kartu BPJS Kesehatan, tanggal lahir, dan kode captcha.
  • Klik “Cari Peserta”, lalu “Setuju”.
  • Isi data diri (berat badan, tinggi badan, pendidikan terakhir, nomor telepon, dan kontak keluarga).
  • Jawab 16 pertanyaan kesehatan dengan jujur.
  • Klik “Simpan”, lalu hasil skrining akan muncul, lengkap dengan kategori risiko dan jadwal skrining berikutnya.
  • Jika perlu, hasil bisa dicetak dengan menekan tombol “Cetak Hasil”.

Artikel ini telah tayang di KompasTV dengan judul Link Resmi Fitur Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Kesehatan 2025, Bisa Pakai HP Saja!

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.