IHSG Menguat Tembus 7.199 Ditopang Lonjakan Pesat Sektor Energi

Penutupan IHSG.
Penutupan IHSG.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sektor energi mempimpin kenaikan sebesar 3,91 persen. Kemudian sektor industri meningkat 3,74 persen, sektor konsumer siklikal menguat 2,55 persen, sektor transportasi melonjak 2,47 persen, sektor infrastruktur naik 2,05 persen, sektor konsumer non-siklikal melambung 1,15 persen dan sektor properti naik 0,40 persen. 

Sebaliknya, sektor teknologi terkoreksi paling dalam sebesar 0,83 persen. Penurunan juga dicatatkan sektor keuangan sebesar 0,61 persen, sektor bahan baku tergerus 0,48 persen dan sektor kesehatan kehilangan 0,09 persen. 

Pergerakan IHSG.

Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai, secara teknikal stochastic RSI saat ini berada pada area oversold. Indikator MACD berada di area negative dan menunjukan penyempitan pada negative slope. 

"Dengan kondisi tersebut, diperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 7.200-7.300 pada sesi kedua perdagangan hari ini," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Rabu, 25 Maret 2026. 

Phintraco Sekuritas juga melaporkan emiten dengan lompatan harga tertinggi sejalan kinclongnya IHSG. Berikut tiga top gainers di jajaran 45 saham unggulan (LQ45). 

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Saham BUMI melesat 8,74 persen atau 18 poin ke level 224.  

Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII menguat sebesar 7,76 persen atau 450 poin hingga menembus level 6.250.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Saham AMMN menyusul kenaikan sebesar 7,34 persen atau 340 poin menjadi 4.970.