Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Tepung Tapioka dan Sagu Menurut Chef
Tepung sagu dan tapioka merupakan dua jenis tepung berbeda yang kerap kali dianggap sama.
Kedua jenis tepung ini memang umum digunakan dalam berbagai makanan, khususnya kue atau jajanan goreng maupun kukus.
Lantas, apa perbedaan tepung sagu dan tapioka?
1. Asal bahan
Baik tepung sagu maupun tapioka, keduanya berasal dari pati tanaman. Tepung sagu dibuat dari pati batang pohon sagu.
Sedangkan tapioka merupakan tepung yang berasal dari pati tanaman ubi kayu atau singong.
2. Warna tepung
Tepung tapioka terbuat dari sari pati singkong, warnanya putih bersih dengan tekstur halus dan licin.
Tidak mudah membedakan warna tepung-tepungan. Sebab, sekilas, semua tepung tampak sama-sama berwarna putih.
"Tepung sagu lebih putih, halus seperti maizena," kata Executive Chef The Papandayan Hotel Bandung, Dadang Suryaman saat ditemui Kompas.com di The Papandayan Bandung, Kamis (18/9/2025).
Namun, saat dipegang, tepung sagu terasa agak kasar dan kesat. Tekstur ini menjadi paling kentara di antara tapioka.
Sementara tepung tapioka atau tepung kanji bertekstur licin dan berwarna putih bersih.
3. Fungsi dalam masakan
Tepung sagu biasanya dipakai untuk membuat kudapan bertekstur kenyal, empuk, dan lengket, seperti papeda, kue lapis, kue talam, maupun kue basah lainnya.
Penggunaan tepung sagu umumnya dibarengi dengan jenis tepung lain, seperti terigu.
Tapioka atau yang dikenal dengan sebutan tepung aci, juga umum digunakan untuk aneka jajanan bertekstur kenyal dan renyah. Misalnya, cilok, cimol, dan cireng.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.