AwasTelur Palsu! Ini 3 Ciri Telur Asli dan Segar Menurut Chef

AwasTelur Palsu! Ini 3 Ciri Telur Asli dan Segar Menurut Chef

Telur bisa dibeli di warung, pasar, hingga supermarket. Namun, cara memilih telur segar tidak boleh asal.

Meskipun sekilas terlihat sama, sebenarnya ada perbedaan telur segar, telur yang sudah lama, dan telur palsu.

"Paling gampang (bisa lihat) secara fisik kalau kita mau beli telur," ucap Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, Rafael Triloko Basanto, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/1/2026).

Ciri telur asli dan segar

Lantas, apa saja ciri telur asli dan segar yang bisa dilihat langsung sebelum membelinya?

1. Fisik telur segar tidak sempurna

Terlepas dari tempat membelinya, menurut Chef Rafael, tampilan telur segar tidak selalu sempurna.

"Telur yang alami itu dia tidak sempurna. Bentuk pasti ada yang besar dan kecil, tidak semuanya rata," kata Chef Rafael.

Selain ukurannya, warna telur asli juga tidak sama rata. Sebagian telur ayam berwarna coklat pekat, sedangkan sebagian lainnya berwarna coklat pucat.

"Terus kalau kita raba kulitnya, ya balik lagi, dia (telur) juga tidak sempurna," lanjut Chef Rafael.

Tekstur kulit telur yang kasar dan halus normal ditemui dalam telur asli dan segar. 

ciri telur asli ini berbanding terbalik dengan tampilan telur palsu. Chef Rafael mengatakan, telur palsu justru memiliki warna dan tekstur yang seragam.

"Kalau telur-telur yang jatuhnya sengaja dipalsukan gitu dikasih pengeras lagi. Jadinya lebih mulus," ungkap Chef Rafael.

2. Telur segar tidak kopyor saat dikocok

Setelah melihat tampilan telur, coba pegang dan kocok perlahan telur mentah yang masih bercangkang untuk memastikan tingkat kesegarannya.

Menurut Chef Rafael, telur bisa dianggap segar bila usianya tidak lebih dari tiga hari.

"Kalau telur yang fresh, istilahnya baru tiga hari, kalau kita kocok itu dalamnya tidak kopyor (hancur) atau gampang dikocok," jelas Chef Rafael.

Selagi mengocok telur mentah, dengarkan suara dari dalam telur. Jika telur bersuara cukup nyaring dan cair saat dikocok, artinya telur tersebut tidak segar.


Sebaliknya, telur yang masih segar tidak mengeluarkan bunyi saat dikocok dan terasa lebih padat serta berat di tangan.

3. Pecahkan telur

Terakhir, kamu bisa memastikan kesegaran telur dengan cara memecahkannya. Telur yang sudah tidak segar akan terlihat jelas saat diolah.

AwasTelur Palsu! Ini 3 Ciri Telur Asli dan Segar Menurut Chef

Ilustrasi putih telur. Putih telur memiliki profil nutrisi yang tinggi protein dan rendah kalori.

Jika saat dipecahkan bagian putih telur tampak encer dan kuning telur mudah menyebar, telur demikian dapat dipastikan sudah berusia lebih dari seminggu.

Dugaan telur palsu

Tips memilih telur segar ini disampaikan Chef Rafael di tengah dugaan penemuan telur palsu di Pulau Ay, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Masyarakat Pulau Ay menemukan sekitar 20 butir telur yang sudah direbus memiliki tekstur tidak lazim.

AwasTelur Palsu! Ini 3 Ciri Telur Asli dan Segar Menurut Chef

Temuan telur telur yang sudah direbus, berwarna yang janggal dan mencurigakan. Temuan ini didapat saat acara tahunan di Pulau Ay, Kabupaten Maluku Tengah.

Bagian putih telur berwarna bening kekuningan seperti gel, sedangkan bagian kuning telur tampak normal.

"Dia (telur) tidak biasa, kenyal seperti gel, tidak sama dengan yang lain," kata Raja Pulau Ay, Hairun Sahmad, dikutip dari , Minggu (24/1/2026).

Menurut Chef Rafael, telur dengan tekstur gel yang beredar dan diduga palsu, tidak aman untuk dikonsumsi karena berasal bukan dari bahan makanan (food grade).

"Kalau sebagai bahan makanan, (telur aneh) itu seharusnya tidak dibenarkan karena bahan yang dipakai adalah bahan-bahan yang tidak sehat," kata dia.

Meski sekilas tampak bisa dimasak dan dikonsumsi, kata Chef Rafael, telur semacam ini berpotensi membahayakan kesehatan dalam jangka panjang karena bukan berasal dari bahan alami yang seharusnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang