Warga Bandung dan Jakarta Buang Waktu Setara 5 Hari Dalam Setahun gegara Macet

Array,Warga Bandung dan Jakarta Buang Waktu Setara 5 Hari Dalam Setahun gegara Macet

Bandung dan Jakarta menjadi dua kota yang masuk dalam 30 besar kota termacet di dunia tahun 2025. Warganya banyak buang waktu di jalan karena terjebak macet.

Hal itu berdasarkan TomTom Traffic Traffic Index yang baru saja dirilis, dikutip Rabu (21/1/2026). TomTom Traffic Index merupakan platform yang menganalisis tingkat kemacetan di ratusan kota dunia berdasarkan data kecepatan dan lokasi kendaraan secara real-time alias floating car data (FCD). Data ini dikumpulkan dari perangkat GPS yang terpasang di kendaraan dan dianalisis untuk mengetahui seberapa padat kondisi jalan raya.

Dalam TomTom Traffic Index 2025 ini, Bandung menjadi kota termacet di Indonesia, sekaligus kota termacet ke-16 di dunia. Peringkat Bandung memang turun daripada sebelumnya yang bertengger di posisi 12 kota termacet dunia 2024. Namun, angka-angka kemacetan di Bandung masih mirip dengan tahun sebelumnya.

Dalam data TomTom Traffic Index 2025, tingkat kemacetan rata-rata di Bandung tahun lalu mencapai 64,1 persen. Dikutip dari situs resmi TomTom, tingkat kemacetan tersebut mengukur seberapa besar kemacetan memperlambat jaringan jalan dengan membandingkan waktu tempuh ideal tanpa hambatan dengan waktu tempuh rata-rata realtime. Perubahan infrastruktur, batas kecepatan, dan volume kendaraan dapat mempengaruhi data ini.

Perjalanan 10 km ditempuh dalam 32 menit 26 detik, masih mirip-mirip dengan angka tahun lalu yang mencapai 32 menit 37 detik. Kecepatan rata-rata di Bandung saat jam sibuk hanya 16,3 km/jam, mirip dengan data tahun sebelumnya.

Masih dari data TomTom, warga Bandung membuang waktu sebanyak 129 jam atau setara 5 hari 9 jam karena terjebak macet.

Sementara itu, Jakarta naik ke peringkat 24 sebagai kota termacet di dunia. Tahun 2024, Jakarta menduduki peringkat 90 dalam indeks tersebut.

Dalam TomTom Traffic Index terbaru, kemacetan di Jakarta dinilai bertambah. Pada tahun 2025, tingkat kemacetan rata-rata di Jakarta mencapai 59,8 persen. Rata-rata perjalanan sejauh 10 km di Jakarta ditempuh dalam 26 menit 19 detik. Waktu tempuh tersebut lebih lama dibanding tahun 2024 yang hanya 25 menit 31 detik untuk menempuh jarak 10 km. Kecepatan rata-rata di Jakarta selama jam sibuk juga turun menjadi 17,8 km/jam, lebih lambat 1 km/jam dibanding tahun sebelumnya.

Warga Jakarta membuang waktu sebanyak 125 jam atau setara 5 hari 5 jam karena macet. Angka itu naik 2 jam 33 menit dibanding data tahun sebelumnya.

30 Kota Termacet di Dunia

Berikut 30 kota termacet di dunia berdasarkan TomTom Traffic Index 2025

  1. Kota Meksiko, Meksiko: tingkat kemacetan 75,9 persen
  2. Bengaluru, India: tingkat kemacetan 74,4 persen
  3. Dublin, Irlandia: tingkat kemacetan 72,9 persen
  4. Lodz, Polandia: tingkat kemacetan 72,8 persen
  5. Pune, India: : tingkat kemacetan 71,1 persen
  6. Lublin, Polandia: tingkat kemacetan 70,4 persen
  7. Bogota, Kolombia: tingkat kemacetan 69,6 persen.
  8. Arequipa, Peru: tingkat kemacetan 69,5 persen
  9. Lima, Peru: : tingkat kemacetan 69,3 persen
  10. Bangkok, Thailand: tingkat kemacetan 67,9 persen
  11. Medellin, Kolombia: tingkat kemacetan 66,9 persen
  12. Kota Davao, Filipina: tingkat kemacetan 66,2 persen
  13. Cali, Kolombia: tingkat kemacetan 65,6 persen
  14. Poznan, Polandia: tingkat kemacetan 64,9 persen
  15. Recife, Brasil: tingkat kemacetan 64,7 persen
  16. Bandung, Indonesia: tingkat kemacetan 64,1 persen
  17. Guadalajara, Meksiko: tingkat kemacetan 63,3 persen
  18. Mumbai, India: tingkat kemacetan 63,2 persen
  19. Barranquilla, Kolombia: tingkat kemacetan 62,8 persen
  20. Bucharest, Rumania: tingkat kemacetan 62,5 persen
  21. Istanbul, Turki: tingkat kemacetan 62 persen
  22. Budapest, Hungaria: tingkat kemacetan 61,9 persen
  23. New Delhi, india: tingkat kemacetan 60,2 persen
  24. Jakarta, Indonesia: tingkat kemacetan 59,8 persen
  25. Los Angeles, AS: tingkat kemacetan 59,8 persen
  26. Porto Alegre, Brasil: tingkat kemacetan 59,6 persen
  27. Wroclaw, Polandia: tingkat kemacetan 59,2 persen
  28. Bydgoszcz, Polandia: tingkat kemacetan 59 persen
  29. Kolkata, India: tingkat kemacetan 58,9 persen
  30. Jaipur, India: tingkat kemacetan 58,7 persen.