Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF Meski 6 Kali ke Final, John Herdman: Itu Hal yang Bagus!

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

 Meski Timnas Indonesia belum pernah mengangkat trofi Piala AFF, catatan enam kali tampil di partai final justru dipandang positif oleh pelatih kepala John Herdman. Menurutnya, fakta tersebut menunjukkan konsistensi dan potensi besar yang bisa menjadi fondasi kuat untuk meraih prestasi lebih tinggi ke depan.

Herdman menilai kegagalan di final tidak selalu mencerminkan kemunduran. Sebaliknya, pengalaman berulang di laga puncak dianggapnya sebagai modal penting dalam membangun mental juara dan mempercepat proses kematangan tim nasional.

Pandangan tersebut disampaikan Herdman usai menghadiri drawing ASEAN Championship 2026 di MNC Studio Tower 1, Kamis 15 Januari 2026.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan Ketum PSSI, Erick Thohir

Berdasarkan hasil undian, Timnas Indonesia menghuni Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang laga playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste. Lima tim tersebut akan bersaing memperebutkan dua tiket ke babak semifinal.

Herdman mengakui Indonesia memiliki catatan panjang di turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF. Namun, menurutnya, status tanpa gelar justru menjadi motivasi tersendiri bagi pelatih baru sepertinya.

“Saya rasa peluang dari belum pernah memenangkannya suatu turnamen adalah hal yang bagus bagi seorang pelatih baru,” ujar Herdman kepada awak media.

Pelatih asal Inggris itu menyadari Timnas Indonesia kerap melangkah jauh, termasuk enam kali menembus partai final, tetapi selalu gagal mengangkat trofi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan diri dan pola pikir juara sejak awal turnamen.

“Saya dengar [Indonesia] enam kali jadi finalis. Itu banyak. Semoga di edisi ini bisa terwujud. Untuk melakukannya pertama kalinya dan mencetak sejarah bersama para penggemar serta pemain, itulah pola pikir yang ingin dibawa ke turnamen ini,” lanjutnya.

Meski menilai grup yang ditempati cukup menjanjikan, Herdman tak menutup mata terhadap tingkat persaingan. Ia menegaskan bahwa setiap tim memiliki tantangan tersendiri dan tak ada laga yang bisa dianggap mudah.

“Ini peluang yang tulus dengan grup yang kita miliki. Namun saya akan katakan kepada semua orang, setiap tim dan setiap grup akan sulit dalam kompetisi ini,” ucapnya.

ASEAN Championship 2026 sendiri menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia untuk bangkit, setelah hasil kurang memuaskan pada edisi 2024. Saat itu, Garuda gagal lolos dari fase grup usai kalah bersaing dengan Vietnam dan Filipina.

Dengan pengalaman enam kali menjadi finalis tanpa gelar, turnamen tahun ini kembali menghadirkan harapan lama: memutus kutukan dan membawa Indonesia akhirnya naik ke podium tertinggi Asia Tenggara.