Tiga Pilar Timnas Indonesia Tembus XI Terbaik Asia 2025, Sejajar Son dan Minamino

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk saat memperkuat Lille
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk saat memperkuat Lille

 Kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 tak serta-merta menutup cerita positif para pemainnya di level klub. Di tengah hasil tim nasional yang kurang memuaskan sepanjang 2025, sejumlah penggawa Garuda justru menunjukkan konsistensi di kompetisi Eropa.

Fakta itu tercermin dari rilis XI Terbaik Asia 2025 versi GoalPost Asia, yang memasukkan tiga nama pemain Timnas Indonesia. Capaian ini menegaskan bahwa kualitas individu pemain Indonesia tetap mendapat pengakuan, meski prestasi tim nasional belum sejalan.

GoalPost Asia merilis daftar Asian Best XI 2025 berdasarkan penilaian performa pemain sepanjang tahun kalender, dengan fokus pada kontribusi di level klub. Dari 11 nama yang dipilih, terdapat pemain-pemain top Asia seperti Takumi Minamino asal Jepang dan Son Heung-min dari Korea Selatan.

Bek Timnas Indonesia dan Sassuolo Jay Idzes

Menariknya, Indonesia menyumbang tiga wakil dalam daftar tersebut, yakni Calvin Verdonk, Jay Idzes, dan Emil Audero. Ketiganya dinilai tampil stabil dan memainkan peran penting di klub masing-masing selama 2025.

“Berdasarkan para pemain yang menampilkan performa terbaik pada tahun 2025, kami memilih Asian Best XI,” tulis GoalPost Asia dalam unggahan resminya di Instagram.

Calvin Verdonk menjadi salah satu nama yang mencuri perhatian. Bek kiri Timnas Indonesia itu menjalani musim pertamanya bersama LOSC Lille dan langsung mendapat kepercayaan tampil di kompetisi Ligue 1 Prancis. 

Sepanjang 2025, Verdonk mencatatkan 10 penampilan dan menyumbang satu assist, sebuah catatan yang menunjukkan adaptasi cepatnya di liga elite Eropa.

Kepercayaan yang diberikan Lille menjadi modal penting bagi Verdonk untuk terus berkembang, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pilihan utama di sektor kiri pertahanan Timnas Indonesia.

Nama berikutnya adalah Jay Idzes, yang semakin matang bersama Sassuolo. Bek tengah berusia 25 tahun itu perlahan mengukuhkan peran pentingnya di lini belakang klub Italia tersebut, setelah ditempa lebih dulu bersama Venezia.

Sepanjang musim ini, Idzes sudah mencatatkan 16 penampilan, sebuah indikator bahwa kehadirannya dibutuhkan di level kompetisi yang lebih tinggi. Konsistensi performa menjadi kunci bagi kapten Timnas Indonesia itu untuk terus mendapat kepercayaan di Serie B maupun peluang kembali ke Serie A.

Emil Audero di Cremonese

Emil Audero di Cremonese

Sementara itu, sektor penjaga gawang diwakili oleh Emil Audero. Kiper US Cremonese tersebut tampil solid selama masa peminjamannya dari Como 1907. Audero telah mencatatkan 13 penampilan dengan torehan lima clean sheet, menjadikannya pilihan utama di bawah mistar gawang tim yang bermarkas di Stadion Giovanni Zini.

Pengalaman panjang Audero berkarier di Italia dinilai menjadi faktor penting di balik performa stabilnya. Adaptasi cepatnya bersama Cremonese menunjukkan kematangan yang dibutuhkan untuk bersaing di level kompetisi Eropa.