Ranking FIFA ASEAN Terbaru, Timnas Indonesia Terlempar dari 3 Besar

Jepang vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jepang vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

 Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) kembali merilis pembaruan peringkat tim nasional dunia pada Senin, 22 Desember 2025. Update ini menjadi rujukan terbaru posisi kekuatan sepak bola global, termasuk peta persaingan negara-negara Asia Tenggara.

Dalam rilis tersebut, Timnas Indonesia belum mengalami pergeseran posisi. Skuad Garuda tetap berada di peringkat 122 dunia, sekaligus menempati urutan keempat di kawasan Asia Tenggara, tepat di bawah Malaysia.

Pembaruan peringkat FIFA per 22 Desember 2025 mencakup 210 tim nasional. Sebelumnya, FIFA terakhir kali merilis peringkat dunia pada 19 November 2025, sementara update berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 19 Januari 2026.

Baik Timnas Indonesia maupun China sama-sama mengincar kemenangan pertama mereka dalam babak kualifikasi ini.

Sistem peringkat FIFA didasarkan pada akumulasi poin yang dapat bertambah atau berkurang sesuai hasil pertandingan resmi yang dijalani masing-masing tim nasional.

Mengacu pada laman resmi FIFA, Timnas Indonesia kini mengoleksi 1.144,73 poin dan menempati peringkat 122 dunia. Posisi tersebut menempatkan Indonesia di urutan keempat Asia Tenggara, berada satu tingkat di bawah Malaysia yang menghuni peringkat 121 dunia dengan 1.145,89 poin.

Di kawasan Asia Tenggara, Thailand masih menjadi tim dengan peringkat tertinggi. Tim Gajah Perang menempati posisi 96 dunia dengan 1.243,27 poin, disusul Vietnam di peringkat 107 dunia dengan raihan 1.189,51 poin.

Sementara itu, berikut daftar lengkap peringkat negara ASEAN per 22 Desember 2025:

  1. Thailand (96) – 1.243,27 poin
  2. Vietnam (107) – 1.189,51 poin
  3. Malaysia (121) – 1.145,89 poin
  4. Indonesia (122) – 1.144,73 poin
  5. Filipina (136) – 1.090,95 poin
  6. Singapura (148) – 1.050,35 poin
  7. Myanmar (163) – 990,81 poin
  8. Kamboja (179) – 911,54 poin
  9. Brunei Darussalam (188) – 875,78 poin
  10. Laos (190) – 871,16 poin
  11. Timor Leste (198) – 835,55 poin

Di level global, Spanyol memuncaki peringkat FIFA per 22 Desember 2025 dengan 1.877,18 poin. Posisi dua dan tiga ditempati Argentina dan Perancis. Jepang menjadi wakil Asia dengan peringkat tertinggi, berada di posisi ke-18 dunia.

Pemain Timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai saat melawan Timnas Indonesia

Pemain Timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai saat melawan Timnas Indonesia

Berikut 20 besar peringkat FIFA dunia per 22 Desember 2025:

  1. Spanyol: 1877,18 poin
  2. Argentina: 1873,33 poin
  3. Perancis: 1870,00 poin
  4. Inggris: 1834,12 poin
  5. Brasil: 1760,46 poin
  6. Portugal: 1760,38 poin
  7. Belanda: 1756,27 poin
  8. Belgia: 1730,71 poin
  9. Jerman: 1724,15 poin
  10. Kroasia: 1716,88 poin
  11. Maroko: 1716,34 poin
  12. Italia: 1702,06 poin
  13. Kolombia: 1701,30 poin
  14. Amerika Serikat: 1681,88 poin
  15. Meksiko: 1675,75 poin
  16. Uruguay: 1672,62 poin
  17. Swiss: 1654,69 poin
  18. Jepang: 1650,12 poin
  19. Senegal: 1648,07 poin
  20. Iran: 1617,02 poin.

Jika ditarik ke belakang, peringkat Timnas Indonesia menunjukkan dinamika yang cukup signifikan dalam satu tahun terakhir. Indonesia berada di peringkat 125 pada November 2024, turun ke 127 pada Desember 2024, lalu naik ke posisi 123 pada April 2025.

Skuad Garuda sempat menembus peringkat 118 dunia pada Juli 2025 sebelum kembali turun ke posisi 119 pada September 2025. Sejak Oktober hingga Desember 2025, Indonesia konsisten berada di peringkat 122 dunia dengan poin yang sama.

Tidak adanya perubahan poin pada pembaruan Desember 2025 disebabkan Indonesia tidak menjalani pertandingan pada FIFA Matchday November 2025.

Secara jangka panjang, posisi Indonesia pada 2025 tergolong jauh lebih baik dibandingkan satu dekade lalu. Pada 2016, Indonesia sempat berada di peringkat 171 dunia. Setelah mengalami fluktuasi pada 2019 dan 2020, tren peringkat Timnas Indonesia perlahan menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski belum mengalami lonjakan peringkat, posisi Timnas Indonesia yang stabil di 122 dunia mencerminkan fondasi yang terus dibangun, dengan peluang perbaikan terbuka seiring agenda pertandingan internasional ke depan.