PB Akuatik Indonesia Apresiasi Timnas Polo Air yang Raih Medali SEA Games 2025 Meski Persiapan Terbatas
Prestasi membanggakan ditorehkan Timnas Polo Air Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Meski hanya menjalani masa persiapan singkat, tim putra dan putri mampu mempersembahkan medali perak dan perunggu bagi kontingen Merah Putih. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari PB Akuatik Indonesia.
Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi PB Akuatik Indonesia, Sarman Simanjorang, menyebut raihan medali tersebut sudah sesuai bahkan melampaui ekspektasi federasi. Menurutnya, keterbatasan waktu persiapan tidak menghalangi para atlet untuk tampil solid dan kompetitif di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu.
Perjalanan Timnas Polo Air Indonesia di SEA Games 2025 pun terbilang impresif. Sebanyak 33 atlet yang tergabung dalam tim putra dan putri tampil kompak sejak fase awal hingga pertandingan penentuan. Kerja keras tersebut berbuah dua medali dari cabang polo air.
Tim polo air putra tampil konsisten hingga menembus partai final dan akhirnya meraih medali perak. Sementara itu, tim putri juga menunjukkan performa menjanjikan dengan membawa pulang medali perunggu. Hasil ini dinilai sebagai prestasi penting bagi perkembangan polo air nasional.
Atlet Polo Air Putra dan Putri di Bandara Soekarno-Hatta
Sarman menegaskan bahwa capaian tersebut diraih di tengah kondisi persiapan yang sangat terbatas. Timnas Polo Air Indonesia hanya memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk mematangkan strategi dan kekompakan sebelum turun di SEA Games 2025.
“Ini sudah sesuai dengan target. Karena memang persiapan kita cukup singkat, hanya lebih kurang 3 bulan persiapan kita. Artinya dengan persiapan 3 bulan, dan kita bisa menembus final dengan nilai 9,” kata Sarman saat menyambut atlet di Terminal 2 Badnara Soekarno-Hatta, Sabtu 20 Desember 2025.
Meski gagal merebut medali emas, Sarman menilai pencapaian tersebut tetap luar biasa. Terlebih, tim putra mampu mengalahkan tuan rumah Thailand dalam perjalanannya menuju partai final, sebuah hasil yang menunjukkan peningkatan kualitas permainan.
“Persiapan 3 bulan, kita bisa menembus final dan mengalahkan tuan rumah. Saya rasa ini prestasi yang luar biasa,” sambung Sarman. Ia juga menambahkan bahwa tim putri dengan masa persiapan yang sama mampu meraih medali perunggu, yang dinilai sebagai modal penting untuk masa depan.
Ke depan, PB Akuatik Indonesia berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan dan persiapan atlet. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi di ajang internasional berikutnya, termasuk SEA Games 2027.
Sarman optimistis peluang Indonesia akan semakin besar karena waktu persiapan menuju SEA Games 2027 di Kuala Lumpur, Malaysia, jauh lebih panjang, yakni sekitar dua tahun. Dengan persiapan yang lebih matang, target medali emas pun kembali dipasang.
“Tentu ini akan menjadi evaluasi bagi Akuatik Indonesia. Mudah-mudahan yang saat ini sudah perak, nanti bisa kita tingkatkan menjadi emas di SEA Games 2027,” ucapnya.
Secara keseluruhan, cabang olahraga akuatik Indonesia mencatat kontribusi signifikan di SEA Games 2025 Thailand dengan total 16 medali. Rinciannya adalah tiga medali emas, empat perak, dan sembilan perunggu. Kontribusi terbesar datang dari cabang renang yang menyumbang 11 medali, disusul renang artistik, polo air, dan loncat indah.